Kepri

Bersiap Menyongsong Pemulihan Pariwisata, ITLA Hadirkan Rumah Pintar

Presiden ITLA, Tetty DS Ariyanto

batampos.id– Indonesian Tour Leaders Association (ITLA) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) menyelenggarakan International Tourism Talk secara virtual. Acara ini merupakan bagian dari Responsible Destination Series dari Rumah Pintar ITLA, yang di-support oleh Dubai Tourism dan Korea Tourism Organization (KTO), dan International University Liaison Indonesia (IULI).

BACA JUGA: Persiapan Travel Bubble, Batam Survei Herd Immunity

Acara ini dibuka oleh Tetty DS Ariyanto selaku President ITLA dan Kandi Sofian Senastri, Academic Vice Director UBM. Turut hadir narasumber Christian Sidharta (Trade Marketing & MICE Manager Indonesia- Dubai Tourism) juga Mr Yang Su Bae (Director KTO for Indonesia) yang didamping Mr Akhmed Faezal (MICE Manager KTO Indonesia). Vice President Human Resource Research Development & Innovation ITLA, Robert A Moningka dan narasumber lainnya.

Peluncuran “Rumah Pintar” ITLA kepada publik, termasuk dunia pendidikan menengah maupun tinggi pariwisata serta stakeholders Pariwisata di Indonesia.

“Rumah Pintar” ITLA adalah sebuah ‘platform digital’ tempat pembelajaran bersama yang secara khusus berhubungan dengan kepariwisataan secara umum, termasuk kepemanduan wisata (tour conducting),” kata President ITLA, Tetty DS Ariyanto.

Semua bermula dari berbagai program yang diselenggarakan oleh bidang pengembangan SDM, Penelitian Pengembangan, dan Inovasi ITLA sejak 2009 silam.

Seiring jalan dirasakan kebutuhan akan sebuah sistem manajemen pembelajaran atau learning management system (LMS) yang bisa menampung semua hasil diskusi dan kajian yang telah dibahas. Berujung dengan diwujudkannya “Rumah Pintar” ITLA.

“Rumah Pintar ITLA adalah wujud kerinduan kami selama ini, untuk mendukung peningkatan kualitas SDM Pariwisata di Indonesia,” ujarnya.

Acara International Tourism Talk ini merupakan inovasi ITLA, serta bentuk kongkrit link & match antara dunia pendidikan dengan dunia profesi industri Pariwisata.

Pada acara International Tourism talk ini, dihadiri oleh seluruh relasi dan kolega ITLA, seperti biro perjalanan wisata, perwakilan institusi pendidikan menengah (SMK) dan tinggi pariwisata, dinas pariwisata, asosiasi usaha dan profesi dibidang pariwisata dari berbagai kota di Indonesia.

Vice President Human Resource Research Development & Innovation ITLA, Robert A Moningka mengatakan DPP ITLA mendukung upaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam pemulihan pariwisata di Indonesia sejak negeri ini mengalami pandemi covid-19.

Pemulihan pariwisata harus dimulai dari sekarang, ke depan banyak tantangan yang harus dihadapi. Kesiapan pelaku wisata sangat dibutuhkan, sebab semua negara tengah bersiap, dan akan ada persaingan untuk menarik wisman ke masing-masing negara.

“Semua harus bersiap, dan tidak berhenti belajar tentang pariwisata. Karena kalau kondisi pulih semua negara akan berebut,” imbuhnya. (*)

Reporter: Yulitavia
editor: tunggul