Bintan-Pinang

Tambahan Penghasilan Pegawai Tanjungpinang Tunggu Rekomendasi Kemendagri

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Endang Abdullah saat apel pagi bersama salah satu OPD belum lama ini. F. Humas pemko

batampos.id– Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Tanjungpinang pastikan akan membayar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang belum dibayarkan.

Beberapa pekan belakangan ini Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemko Tanjungpinang mulai gelisah karena TPP September 2021 belum diterima.

BACA JUGA: Halooo Pemko!, Arena Basket Pamedan Butuh Perbaikan

Kepala BPKAD Kota Tanjungpinang, Yuswandi menjelaskan alasan TPP ASN Pemko Tanjungpinang itu belum dicairkan karena pihaknya sedang menyelesaikan peraturan wali kota atau Peraturan Kepala Daerah (Perkada), tentang APBD Perubahan yang sebelumnya tidak disahkan.

“Pembayaran TPP itu masuk dalam Perkada. Sekarang kami sedang mengajukan ke Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) untuk meminta rekomendasi,”kata Yuswandi, Rabu (27/10).

Dijelaskan Yuswandi, pembayaran TPP ASN itu memang harus ada persetujuan dari Kemendagri karena sebelumnya selalu dilaporkan ke pusat, baik dalam APBD murni maupun Perubahan APBD. “Jadi ini memang agak telat. Tapi kita sudah usulkan ke kemendagri,” sebutnya

Yuswandi meminta kepada seluruh ASN Pemko Tanjungpinang untuk bersabar dan tidak perlu khawatir, karena TPP itu akan tetap dibayar. Saat ini administrasi sedang berjalan. “Akan dibayar, dan nanti kalau terlambat dirapel,”tegasnya

Ia memastikan ketersediaan anggaran untuk pembayaran TPP ASN hingga akhir tahun 2021 masih mencukupi, hanya saja pihaknya
belum bisa memastikan tanggal pembayaran TPP itu.

“TPP itu haknya pegawai. Kalaupun adanya keterlambatan nanti akan dirapel. Keterlambatan ini tidak ada hubungannya dengan insentif tenaga kesehatan, karena insentif nakes sudah selesai dibayarkan,” paparnya. (*)

Reporter: Peri Irawan
editor: tunggul