Ekonomi & Bisnis

Alumni Polibatam Telah Diakui di Tingkat Nasional, 732 Mahasiswa Diwisuda dari 15 Program Studi dari 4 Jurusan

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (kiri); Sekda Kota Batam, Jefridin; dan Direktur Polibatam, Dr Uuf Brajawidagda saat memberikan sambutan di event Wisuda Polibatam Sarjana Terapan dan Ahli Madya ke-21/ 2021 di Kampus Polibatam, Batam Kota. F. Ist

batampos.id – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) Uuf Brajawidagda ST MT PhD menyebutkan alumni Polibatam telah diakui di tingkat Kepri bahkan masional. Banyak alumni yang mengabdi di berbagai sektor ekonomi, industri dan lainnya. Alumni Polibatam dibutuhkan dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

’’Alumni Polibatam adalah bahan bakar untuk menggerakkan ekonomi di Batam, Kepri bahkan tingkat nasional,’’ papar Uuf yang merupakan alumnus University of Wollongong, Australia. School of Computing and Information Technology, Selasa (26/10/2021).

Hal ini disampaikan Uuf secara daring kepada 732 mahasiswa dan mahasiswi Polibatam yang mengikuti prosesi wisuda di event Wisuda Polibatam Sarjana Terapan dan Ahli Madya ke-21/ 2021 di Kampus Polibatam, Batam Kota, mulai Selasa (26/10/2021) sampai Kamis (28/10/2021).

Mahasiswa tadi papar Uuf, berasal dari 15 program studi (prodi) dari empat jurusan yang ada di perguruan tinggi negeri (PTN) pertama di Kepri ini.

‘’Alumni agar menggunakan kampus Polibatam untuk menggali lagi potensi ilmu, berkoordinasi, saling silaturahmi dan memajukan antar alumni,’’ sebut Uuf yang menggunakan tanjak, berkain sarung dan berpantun dalam sambutan wisuda tersebut.

Hadir di acara ini, Wakil Direktur I Bidang Akademik, Ahmad Riyad Firdaus SSi MT PhD; Wakil Direktur II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Bambang Hendrawan ST MSM CIPMP CISCP; Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni, Dr Muhammad Zaenuddin SSi MSc; dan Ketua Senat Polibatam, Dr Budi Sugandi ST MEng.

Uuf menambahkan, wisuda ini dilaksanakan dalam masa tiga hari dan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai yang diamanatkan pemerintah. Utamanya guna mencegah terjadinya penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Wisudawan dipanggil naik panggung, Uuf memindahkan tali toga dari kini ke kanan. Tak ada salaman. Uuf, wisudawan dan keluarga wisudawan hanya merapatkan tangan di dada dan tersenyum tanda terima kasih. Kemudian foto bersama. Selesai. Cepat, sederhana namun tidak mengurangi makna puncak raihan pendidikan di PTN ini.

BACA JUGA: Polibatam Kirim Mahasiswa ke Hungaria, Lanjut Studi ke Taiwan

Di sela wisuda. Ada acara unik dan menarik disiapkan panitia. Kalau selama ini, kita melihat Uuf dengan gaya agak serius dan aura dosennya terlihat jelas. Maka di prosesi wisuda ini, Uuf tampak menanggalkan gaya formalnya. Dia menyatu dengan mahasiswa yang memegang gitar dan alat musik. Uuf menyanyikan lagu Kekasih Bayangan yang dipopulerkan Cakra Khan. Lantunan lagu ini tentu memiliki makna. Bahwa dosen dan mahasiswa adalah satu dan bersatu. Komunikasi dosen dan mahasiswa tidak akan terputus baik saat menempun pendidikan ataupun setelah menyelesaikan pendidikan.

Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad SE MM secara daring meminta agar mahasiswa dan alumnus tidak hanya berpikir secara nasional tapi global. Harus menguasai iptek dan unggul di bidang ekonomi.

Masih secara daring, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid MPd menyebutkan Pemko Batam sangat memperhatikan kemajuan sektor pendidikan di Batam. Ini sesuai dengan visi dan misi Pemko Batam yang salah satunya fokus dan meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda dan masyarakat Batam. (*)

Reporter: Suprizal Tanjung
Editor: Suprizal Tanjung