Metropolis

Cegah Gelombang Ketiga Covid-19, Diimbau Tak Mudik saat Natal

 

batampos.id – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengimbau kepada warga Batam untuk tetap waspada terhadap penyebaran virus Covid-19. Hal ini untuk mengantisipasi adanya serangan gelombang ketiga Covid-19, terutama mendekati libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 mendatang.

”Kasus memang sudah melandai. Sekarang yang positif hanya satu orang, dan BOR untuk perawatan kasus positif sudah sangat lowong. Tapi, saya minta tetap harus waspada terhadap potensi serangan Covid-19 ini,” kata Amsakar, usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Batam, Rabu (27/10).

Ia mengatakan, berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran. Salah satunya, dengan imbauan agar warga menahan diri untuk mudik dan memilih merayakan Natal di Batam. Hal ini karena adanya prediksi kenaikan kasus 10 persen saat libur Natal dan Tahun Baru 2022.

”Sebab itu, pemerintah menghapuskan cuti bersama saat libur Nataru mendatang. Tujuannya untuk menghambat laju penyebaran. Saya meminta warga Batam untuk merayakan Natal di sini saja. Karena keadaan masih belum pulih, ada kekhawatiran terjadi penyebaran yang masif,” jelasnya.

Amsakar menambahkan, saat ini, kondisi Batam sudah jauh lebih kondusif dari awal tahun lalu. Hal ini tidak lepas dari peran semua pihak dalam mengendalikan Covid-19.

Batam lanjutnya, tengah mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (wisman). Selain upaya memperketat protkes di sektor wisata dan lainnya. Pihaknya juga melakukan survei kekebalan tubuh atau imun warga.

”Hasilnya masih berproses, mungkin dalam waktu dekat ini sudah dirilis hasilnya. Kami mengambil sampel beragam, jadi nanti bisa diketahui berapa imun masyarakat Batam ini,” imbuhnya.

Saat ini, Asrama Haji Batam juga sudah tidak difungsikan untuk sementara waktu, dan tenaga kesehatan sudah dikembalikan ke RSUD Embung Fatimah di Batuaji. Hal ini tentu salah satu dampak bagus dalam melandainya kasus Covid-19.

”Tentu saya berharap tidak difungsikan lagi. Dan Batam bisa bertahan serta mampu melawan serangan gelombang ketiga maupun keempat,” imbuhnya. (*)

 

 

 

Reporter : YULITAVIA
Editor : RATNA IRTATIK