Karimun

Polres Karimun Siaga Bencana Alam

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim didampingi Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano meninjau kelengkapan alat SAR ketika pelaksanaan apel kesiapan menghadapi bencana alam.

batampos.id- Polres Karimun, Rabu (27/10) di lapangan Mapolres melaksanakan apel kesiapan penanganan bencana alam dalam mengantisipasi secara dini bencana alam yang dapat berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Khususnya, gangguan Kamtibmas dan keamanan, keselamatan dan ketertiban serta kelancaran lalu lintas di Kabupaten Karimun yang dipimpin Wakil Bupati Karimin, Anwar Hasyim.

BACA JUGA: Dinas Informatika Komunikasi dan Statistik, dan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran jadi OPD Pemkab Karimun

”Apel kesiapan yang kita lakukan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kita dalam menghadapi suatu kejadian bencana alam. Tentunya, kita tidak menginginkan terjadinya bencana alam di daerah kita. Apalagi, situasi dan kondisi cuaca atau alam tidak bisa diprediksi. Sehingga, sebelum terjadi kita harus siaga. Dan dalam hal ini Pemkab Karimun bersama jajaran TNI, Polri, Basarnas serta instansi lain harus mempersiapkan diri untuk menghadapi jika ada kejadian bencana alam dan sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujar Wakil Bupati Karimun, Awar Hasyim.

Kabupaten Karimun, kata Anwar, sebagai salah satu daerah yang terdiri dari pulau-pulau. Sehingga, salah satu moda transportasi yang selalu digunakan untuk bepergian adalah kapal laut. Sehingga, kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi di laut. Apalagi akhir-akhir saat ini sering terjadi angin kencang yang dapat memicu tinggi gelombang laut.

Sementara itu, Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano menyebutkan, apel yang dilaksanakan ini bertujuan untuk melihat kesiapan personil SAR dalam menghadapi kejadian bencana alam. ”Dalam menghadapai bencana tentunya harus ditangani bersama-sama. Selain itu, sebagai bentuk kesiapsiagaan kita untuk deteksi dini. Sehingga, personil gabungan yang tergabung dalam tim tanggap darurat bencanq juga selalu siaga,” ungkapnya.

Dikatakan Kapolres, saat ini Polres Karimun mendapatkan bantuan peralatan SAR dari Direktorat Polairud Polda Kepri. Seperti U-safe yang merupakan salah satu alat untuk menyelamatkan orang tenggelam. Alat ini menggunakan remote control dapat dikendalikan dengan jarak 500 meter. Dengan kata lain alat ini berfungsi sebagai pelampung yang berbentuk huruf U. Kapasitasnya mampu membawa dua orang. Kemudian, alat SAR lainnya berupa rubber boat atau perahu karet. Termasuk juga 1 unit RIB.

Data yang dihimpun, sejak tanggal 1 Januari sampai dengan September 2021 di Indonesia telah terjadi 1.289 bencana alam. Terdiri dari 750 bencana banjir, 477 cuaca ekstrim, 346 tanah longsor dan 206 kali kebakaran hutan dan lahan. Termasuk bencana non alam, yakni penyebaran Covid-19 sejak 13 April 2021 ditetapkan pemerintah sebagai bencana nasional. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul