Nasional

Tekan Kasus Hukum Melibatkan Remaja

Tekad Mustari, Ketua Baru Peradi Batam

Ketua Peradi Batam Mustari. (Istimewa)

batampos.id – Mustari terpilih menjadi Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Batam periode 2021-2026 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Aston, Sabtu (23/10) lalu. Ia meraih 109 suara dari 194 suara yang diperebutkan.

Mustari di profesi advokat sudah sangat senior. Dirinya sudah menjadi advokat di Kota Batam sejak 25 tahun lalu atau tepatnya di tahun 1996.

Didukung mayoritas advokat milenial, Mustari yakin mampu membawa Peradi Batam lebih maju dan melek informasi teknologi.

”Sudah tak asing lagi, sekarang ini profesi advokat khususnya di Batam digandrungi para pemuda,” ujar Mustari saat ditemui Batam Pos di kawasan Batam center.

Buktinya, kata Mustari, mayo-ritas anggota Peradi Batam advokat dari kalangan pemuda yang masih semangat dan fresh.

”Makin banyak para pemuda yang memilih berprofesi sebagai advokat atau pengacara, bagi saya hal itu sangat positif sekali,” ujarnya.

Diceritakan Mustari, ia maju sebagai kandidat Ketua Peradi Batam periode 2021-2026 karena termotivasi ingin adanya perubahan di tubuh Peradi Batam ke arah lebih baik lagi. Menurutnya, selama ini kegiatan di Peradi Batam sudah berjalan, namun masih ada beberapa kegiatan yang belum terimplementasi sama sekali seperti seminar masalah hukum dan penyuluhan hukum di instansi-instansi maupun kampus-kampus di Batam.

Mustari juga akan membuat program roadshow ke berbagai sekolah SMA maupun kampus memberikan penyuluhan dan pencerahan terkait masalah hukum dan perkembangan zaman.

Karena saat ini, kenakalan remaja mendominasi kasus hukum di Batam. Hal itu salah satu faktornya adalah ketidakpahaman para remaja terhadap risiko atau akibat hukum dari hal yang diperbuatnya seperti misalnya maraknya kasus pencabulan yang meli-batkan remaja, baik itu korban maupun pelaku.

”Karena itulah saya termotivasi maju di muscab kemarin. Meskipun kami tak bisa membersihkan hal-hal yang bertentangan dengan hukum, minimal Peradi Batam mampu memberikan pencerahan kepada para remaja agar tidak sembarang melakukan perbuatan yang bertentangan dengan hukum dan berisiko terjerat hukum,” terangnya.

Ditanya hubungannya dengan dua kandidat ketua lainnya seperti Bambang Yulianto maupun Roy Wright, Mustari menegaskan hubungannya dengan kedua nama tersebut sampai saat ini tetap berjalan baik. Sering berkomunikasi dan bertukar pikiran.

”Kami yakin tujuan kami sama. Sama-sama ingin membesarkan organisasi Peradi Batam,” ujarnya.

Program jangka pendek, Mustari akan menyusun kepengurusan. Setelah itu baru membuat program dalam satu tahun.

”Kami nantinya juga akan menggiatkan semua orang-orang di dalam Peradi Batam yang punya kapabilitas,” terangnya.

Dai juga akan mencari sekretariat untuk Peradi Batam. Karena selama dua kepemimpinan Peradi Batam, sekretariat Peradi Batam ternyata masih menumpang di kantor ketua Peradi Batam saat ini, Bistok Nadeak.

”Kami ingin membuat perubahan, Peradi Batam harus memiliki sekretariat sendiri, tidak numpang lagi,” ujarnya.

Selain itu, program jangka panjang, Peradi Batam akan mengupayakan mencari lahan untuk membangun gedung sendiri.

“Kenapa? Agar Peradi Batam nantinya punya kebanggaan, punya brand, memilki bangunan tersendiri yang bisa dijadikan simbol keberadaan Peradi Batam. Kenapa di daerah lain bisa, sedangkan di Batam tidak bisa. Tidak ada yang mustahil kalau diniati dan dikerjakan bersama-sama,” tegas advokat asal Batubesar ini. (*)

Reporter : EGGI IDRIANSYAH
Editor : GALIH ADI SAPUTRO