ubahlaku

Antisipasi Covid, Amsakar Ajak Warga Tidak Abai dan Lalai Protkes

Polsek Kawasan Pelabuhan Batam saat razia prokes di pelabuhan

batampos.id– Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad persiapan untuk menyambut kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) sudah hampir mencapai tujuan akhir. Hal ini disampaikannya karena Batam sudah menyelesaikan pengambilan sampe uji kekebalan atau Herd immunity.

“Alhamdulillah, bertahap, dan langkah demi langkah prosesnya sudah dilalui. Saya berharap hasil kerja keras Batam dalam mempersiapkan diri menyambut awal yang baru bagi kita semua,” kata dia, Jumat (5/11/2021).

BACA JUGA: Meski Covid Melandai, PTM Masih Digelar Terbatas

Ia menjelaskan sudah 18 bulan terakhir ini Indonesia berjibaku melawan Covid-19. Usaha dan upaya yang dilakukan mulai memperlihatkan hasil dengan terus menurunnya jumlah kasus, serta meningkatnya capaian vaksin, yang merupakan upaya dalam memperkuat imun tubuh warga Batam.

“Hari ini capaian vaksin sudah mencapai 86 persen. Masih ada hutang yang harus dilunasi yakni 14 persen, agar sesuai dengan permintaan negara yang selama ini menjadi penyumbang wisman terbanyak bagi Batam,” ujarnya.

Capaian vaksin ini turut mempengaruhi level PPKM Kota Batam. Saat ini Batam berhasil mempertahankan level 1 dan tidak mengalami kenaikan level. Capaian ini harus terus ditingkatkan, termasuk menekan jumlah angka kasus.

“Angka kasus kita saat ini memang masih ada, meskipun tidak setiap hari ada kasus yang positif dikonfirmasi. Ini merupakan hal baik. Tentu kami berharap capaian ini terus membaik. Kalau bisa zero kasus dalam jangka waktu yang lama, sehingga pemulihan sektor bisa dipercepat,” bebernya.

Sebagai wakil Ketua Satgas Penangan dan Percepatan Covid-19 Batam, ia menargetkan capaian 100 persen harus segera dicapai. Kelonggaran yang sudah diberikan diharapkan bisa tetap dijaga. Kemudahan yang diberikan bukan berarti tidak mematuhi protokol kesehatan yang masih diberlakukan saat ini.

Antisipasi gelombang ketiga seperti yang mulai terjadi di daerah lain, yang mengakibatkan lonjakan kasus mereka mengalami kenaikan, harus dijadikan pelajaran. Batam yang ditunjuk sebagai pilot project untuk menyambut kedatangan wisman, harus lebih meningkatkan kewaspadaan, dan pengawasan, agar kondisi saat ini bisa dipertahankan.

“Jangan lengah. Kalau tidak mau kasus naik, semua harus berperan. Kita sudah rasakan sakitnya dibatasi dan tidak bisa melakukan aktivitas bebas. Lapak jualan harus tutup, karyawan harus dirumahkan. Kalau tidak mau ini terjadi, mari jaga Batam,” imbaunya. (*)

Reporter : YULITAVIA
Editor : tunggul