Metropolis

BP Batam Paparkan KEK Kesehatan Internasional Sekupang di Singapura

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait (depan kanan) bersama Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa, berbincang-bindang dengan perwakila KBRI di Singapura. BP Batam memapaparkan KEK Kesehatan Internasional Sekupang pada Insight Webinar Investment Opportunities in Riau Island. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memapaparkan KEK Kesehatan Internasional Sekupang pada Insight Webinar Investment Opportunities in Riau Island kegiatan ini dikemas dalam sebuah webinar yang digelar KBRI Singapura, BKPM Singapura serta Bank Indonesia Singapura dan Kepri, Rabu (1/12/2021).

Selain BP Batam, webinar ini juga diikuti oleh BP Bintan dan BP Karimun, serta Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang masing-masing memaparkan perkembangan kondisi ekonomi, sumber daya manusia dan rencana proyek pembangunan.

Kepala Implementasi Kebijakan Ekonomi Daerah Bank Indonesia Kepulauan Riau, Mualam Noor, menyampaikan, Insight Webinar ini merupakan kolaborasi antara BI Kepri dan BI Singapura untuk memfasilitasi daerah agar dapat menarik perhatian investor untuk berinvestasi.

“Saat ini kita memfasilitasi kepada daerah-daerah, seperti BP Batam, BP Bintan, dan BP Karimun yang telah memiliki proyek yang sudah clean and clear agar dapat memaparkan serta menarik investor untuk berinvestasi di daerah, khususnya di Kepulauan Riau. Kegiatan ini bersifat bilateral antara Singapura dengan Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, meski di tengah pandemi yang membatasi ruang gerak, pihaknya tetap berusaha melakukan upaya promosi peluang investasi yang ada di Batam ke dunia luar dengan menjalin kerja sama dengan pihak-pihak tersebut.

“Jadi dari kegiatan tahun ini saja dengan Bank Indonesia dan juga dengan BKPM, KBRI dan KJRI, kita sudah 4 kali yaitu di London, Abu Dhabi, Sydney dan Singapura, melaksanakan kegiatan seminar/webinar seperti ini, dan alhamdulilah sudah ada beberapa pihak yang menghubungi kita secara langsung dengan menyatakan ketertarikan mereka,” katanya.

Bahkan lanjutnya sudah ada yang menyatakan letter of intent (LoI) kepada BP Batam.

“Jadi surat ketertarikan secara tertulis sudah dikirimkan kepada BP Batam dan kita sudah tindaklanjuti. Mudah-mudahan tahun depan kita bisa mendapatkan investasi yang baru yang berasal dari kegiatan webinar seperti sekarang ini demi kemajuan Kota Batam,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK BP Batam, Irfan Syakir Widyasa, menyampaikan, BP Batam terus gencar melakukan promosi investasi proyek unggulan di Batam.

“Hari ini kita mengangkat KEK Kesehatan Internasional Sekupang, projek ini pada masterplan-nya sudah cukup lengkap yang dikembangkan dengan 3 konsep, yaitu medical, tourism and education dan unsurnya sudah sangat lengkap sekali,” jelasnya.

Di mana kata dia, pada tourism sendiri sudah mewakili untuk mendukung pengembangan wisata dengan kerangka dasar 5A. Yaitu attractions, accessibility, accommodation, amenities and activities.

“Saat ini pada dunia pendidikan kita juga sudah melakukan kerja sama dengan Thumbay Group UEA untuk mendirikan Universitas Kedokteran Internasional yang nantinya akan menarik mahasiswa dari 30 negara,” ujar Irfan.

Peserta pada insight webinar ini, antara lain Badan Pengusahaan di Kepulauan Riau, Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta para calon Investor yang berasal dari Negara Singapura yang berasal dari Singapore Business Federation dan Enterprise Singapore.(*/esa)