Metropolis

Gelombang Kepulangan PMI Lewat Batam Meningkat

Ilustrasi. Pekerja Migran Indonesia saat tiba di Kota Batam langsung dijemput dan dibawa ke lokasi karantina. Foto: Satgatsus Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri untuk batampos.co.id

batampos.co.id – Petugas Medis di lokasi karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam di Tanjunguncang kembali memindahkan empat orang PMI ke rumah sakit khusus infeksi (RSKI) Galang. Empat orang PMI terkonfirmasi positif Covid-19 sehingga perlu penanganan yang lebih lanjut.

Sehari sebelumnya petugas juga telah memindahkan 11 orang PMI ke rumah sakit yang sama karena positif. Dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di lokasi karantina menyebutkan, PMI yang terkonformasi positif ini memang tidak begitu banyak dibandingkan dengan jumlah total PMI yang kembali ke Tanah Air melalui Batam setiap harinya.

Namun demikian ini tetap menjadi perhatian gugus tugas demi menjaga penyebaran Covid-19 di tanah air yang saat ini sudah cukup melandai. Tidak boleh satu PMI saja yang lolos dengan status positif Covid-19 sebab itu akan menciptakan cluster terbaru di Tanah Air.

“Memang secara presentase kecil tapi ini tetap jadi fokus perhatian kita semua agar tidak menjadi cluster terbaru. Mereka (PMI) tetap diawasi secara ketat. Kalau sudah dipastikan bebas dari Covid-19 baru kita perbolehkan mereka kembali ke daerah asalnya,” kata dr Anggitha.

PMI yang dikarantina ini umumnya dari Malaysia dan Singapura. Gelombang kepulangan PMI ini pun terus meningkat menjelang akhir tahun ini. Para PMI ingin merayakan pergantian tahun dengan keluarga di kampung halaman.

“Agak meningkat memang karena mau akhir tahun. Rata-rata diatas 500 san orang yang kita tampung di lokasi karantina ini setiap hari. Hari ini naik ke angka 615 orang,” ujar dr Anggitha. (*)

REPORTER : EUSEBIUS SARA