Pro Kepri

PAD dari PBB P2 dan BPHTB Lampaui Target

batampos.co.id- Meski kondisi Kabupaten Karimun dalam keadaan pandemi, namun untuk pertumbuhan ekonomi masih tetap ada. Hal ini terlihat dari pencapaian target pendapatan asli daerah (PAD) dari dua sektor.

BACA JUGA: Proyek Padat Karya KOTAKU Dapat Memperbaiki Ekonomi Masyarakat

”Dua target PAD yang dimaksud adalah Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2) dan Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Alhamdulillah, dua target yang diberikan kepada kita berhasil dipenuhi. Bahkan, melampaui target,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karimun, Kamarulazi, Jumat (3/12).

Untuk PBB P2, katanya, target yang diberikan tahun ini sesuai dengan APBD Perubahan sebesar Rp7,8 miliar. Realisasinya sampai dengan akhir bulan lalu sebesar Rp7.929.503.687 atau mencapai 101,66 persen. Tercapainya target PBB P2 ini karena adanya kebijakan dari Bupati Karimun. Karena, ada masa perpanjangan batas waktu jatuh tempo. Jika biasanya sampai 30 September, tapi karena ada kebijakan sampai dengan 30 November tanpa ada denda keterlambatan.

”Tidak menutup kemungkinan juga realisasi PBB P2 tahun ini akan bertambah. Karena, bagi wajib pajak yang belum membayar masih bisa melakukan. Tapi, jika dibayarkan bulan ini akan dikenakan sanksi atau denda keterlambatan membayar. Kita menghimbau kepada wajib pajak PBB P2 agar melakukan pelunasan. Karena, jika tidak dibayarkan pada tahun ini, maka PBB P2 yang belum dibayarkan akan bertambah banyak pada tahun berikutnya,” paparnya.

Sementara itu, kata Kamarulazi, untuk target BPHTB tahun ini sebesar Rp12,2 miliar dan realisasinya Rp13.341.236.586 atau 109,3 persen. Untuk pencapaian BPHTB sudah sejak beberapa bulan lalu. Dan, pendapatannya berasal dari setiap adanya jual beli bangunan dan tanah yang sudah bersertifikat. Jika melihat pencapaian BPHTB, bisa dibilang ekonomi tumbuh di Karimun, meski saat pandemi. Khususnya untuk bisnis properti tetap berjalan dengam baik. Dia memperkirakan tahun depan bisnis properti akan terus tumbuh seiring dengan menurunnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun. (*)

Reporter: Sandi