Pro Kepri

Butuh Dua SMP di Tanjungpinang Timur

 

Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang, Saparillis. F. Peri Irawan

batampos.co.id– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang membutuhkan dua unit Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk menampung pelajar di Kecamatan Tanjungpinang Timur. Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang, Saparillis menjelaskan rencana pembangunan SMPN 17 Tanjungpinang saat ini pihaknya sudah memiliki lahan dan untuk realisasinya dibutuhkan dorongan dari pihak DPRD Tanjungpinang. “SMPN 13 juga dibutuhkan, karena saat ini masih menumpang di SD Dompak,” kata Saparillis, Selasa (7/12).

BACA JUGA: Cegah Korupsi, Inspektorat Kepri Rakor Dengan Kepala Sekolah dan Kepala Desa

Dijelaskan Saparillis, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) masa pertumbuhan anak mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) yang akan masuk SD kemudian SMP cukup tinggi, kemudian adanya pemberlakuan sistem zonasi untuk masuk sekolah sehingga keberadaan dua unit sekolah itu sangat diperlukan.

“Khusus untuk Tanjungpinang Timur kita masih kurang,” ujarnya.

Memang untuk pembangunan dua sekolah itu, lanjut Saparillis harus secara perlahan, tidak bisa sekaligus keduanya dibangun. Untuk SMPN 17 Tanjungpinang memang sudah direncanakan sejak beberapa tahun, bahkan anggaranya sudah tersedia namun tertunda akibat refokusing.

“Tidak bisa mendadak, harus direncanakan terlebih dahulu, sama seperti SMPN 16 juga direncakan sejak lama, ketika selesai lanjut pembangunan SMPN 17,” paparnya.

Ia berharap dalam waktu dekat bisa terealisasi, karena pihaknya tidak hanya mencoba melalui APBD Kota Tanjungpinang, melainkan juga minta bantuan ke Pemprov Kepri dan Dana Alokasi Khusus (DAK) ke pusat.

“Kalau anggaran tidak direfokusing kita bisa lanjut, kalau ternyata direfokusing harus ditunda lagi,” ucapnya.

Sementara itu untuk kebutuhan SD di Tanjungpinang Timur saat ini masih cukup, karena jumlahnya cukup banyak dan belum lama ini sudah dilakukan pembangunan. (*)

Reporter : Peri Irawan