Metropolis

Pasar Murah Mulai 13 Desember

 

batampos.co.id – Kegiatan pasar murah yang diadakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam bersama 58 distributor rencananya digelar 13 Desember mendatang. Dipastikan, seluruh bahan pokok hingga sayuran yang dijual dengan harga murah.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, persiapan pasar murah tersebut sudah cukup matang. Beberapa kali, pihaknya menggelar rapat internal dan eksternal terkait lokasi pasar murah tersebut.

Warga membeli sayur mayur di Pasar Botania, Batam Center, Minggu (28/11). F.Wachyudi/Batam Pos

”Insya allah tanggal 13 Desember, persiapan Nataru (Natal dan Tahun Baru). Karena memang pasar murah kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jadi lokasinya harus besar. Kemungkinan di lapangan yang besar di setiap kecamatan,” terang Gustian.

Menurut dia, pasar murah dilaksanakan setiap hari, kecuali hari Minggu. Setiap hari akan ada dua pasar murah yang digelar di dua kecamatan. Jam operasional pasar diperkirakan pukul 09.00- 14.00 WIB.

”Jadi, 58 distributor ini dibagi untuk dua kecamatan setiap harinya. Pasar ini digelar tanpa tenda, namun pakai mobil khusus distributor, dipastikan harga murah, karena memang dari distributor langsung,” jelasnya.

Selain menggandeng distributor, Disperindag juga mengandeng Pertamina untuk penjualan gas subsidi 3 kilogram dan bright 5,5 kg. Sedangkan untuk kebutuhan sayur, akan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, begitu juga dengan ikan dari Dinas Perikanan Kota Batam.

”Semua lengkap di sana, karena kami menggandeng semua. Masyarakat kami imbau datang ke lokasi, karena ini menjawab kebutuhan masyarakat juga,” pungkas Gustian.

Polisi Pantau dan Awasi Sembako

Direktorat Reserse Kriminal Khusus akan memantau dan mengawasi stok sembako menjelang Nataru. Polisi juga mengantisipasi terjadinya lonjakan harga selama Nataru.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Teguh Widodo, mengatakan, sudah meminta jajarannya mempersiapkan diri untuk melakukan pengawasan sembako menjelang dan selama Nataru.

”Saya sudah mewanti-wanti jajaran (Satgas Pangan Polda Kepri), jangan sampai ada kelangkaan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru. Sebab, jika ada kelangkaan, akan membuat harga menjadi tidak terkendali,” kata Teguh, Senin (6/12).

Demi mengoptimalkan penga-wasan sembako, pihaknya akan melakukan rapat koordinasi dengan se­luruh pemangku kepentingan. Rapat ini akan membahas kecukupan stok dan pa­sokan sembako selama Nataru.

”Tujuan kami agar harga stabil dan stok cukup,” ujarnya.

Selain menggelar rapat, Teguh mengaku akan ada tim Satgas Pangan yang memantau lang-sung harga-harga sembako. Tim ini akan turun secara periodik demi memastikan harga sembako tidak melebih ambang batas yang telah ditentukan pemerintah.

”Ini merupakan upaya preventif kami. Tim ini tidak hanya melakukan sidak di pasar, tapi juga melakukan pengecekan bahan pokok di distributor,” ucapnya.

Teguh mengimbau masyarakat supaya jangan terpancing isu-isu hoaks sehingga memicu aksi borong. Ia berharap masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan saja.

”Jangan panic buying, kami pastikan stok (sembako) masih aman,” tuturnya.

Kepada para pedagang dan distributor, tidak melakukan penimbunan yang bisa berdampak pada lonjakan harga. Jika ada temuan, pihaknya akan menindak tegas.

”Jangan sampai distributor melakukan hal yang berlawanan dengan hukum. Mari bersama-sama menjaga stok dan harga tetap stabil,” ucapnya. (*)

 

Reporter : Yashinta, Fiska Juanda
Editor : RATNA IRTATIK