Pro Kepri

Cegah Timbulnya Kasus Covid Baru, Gubkepri Minta Perkuat Pengawasan Prokes Selama Nataru

Gubkepri Ansar Ahmad

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti, ia meminta Satuan Tugas (Satgas) Penangan Covid-19 Provinsi Kepri untuk memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) di tempat umum dan ruang terbuka. Langkah tersebut perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya kasus baru di Provinsi Kepri.

BACA JUGA: Aturan Cuti ASN di Nataru masih Menunggu Aturan dari Pusat

“Kebijakan ini dilakukan mengikuti kebijakan pusat yang membatalkan PPKM Level 3 dan melakukan pembatasan sejumlah kegiatan. Kita akan mengikuti sesuai dengan status PPKM saat ini dan instruksi Pemerintah Pusat,” ujar Gubernur menjawab pertanyaan media, Rabu (8/12) lalu di Tanjungpinang.

Menurutnya, status PPKM sejumlah kabupaten/kota di Kepri saat ini, hampir seluruh sudah berstatus PPKM level 1 dan hanya Karimun yang level 2. Meskipun demikian, perlunya antisipasi dan mencegah mobilitas tinggi pada perayaan Nataru nanti.

Lebih lanjut katanya, Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan pembatasan, khususnya di tempat umum dan ruang terbuka, seperti pantai, Pusat perbelanjaan, mall, dan lain sebagainya. Termasuk, perjalanan ke dalam maupun luar daerah. Mengenai rencana aksi ini, ia akan mematangkan melalui rapat internal.

“Dalam waktu dekat ini, kami akan rapatkan secara internal. Hasilnya akan kita bawa ke tingkat FKPD untuk memperoleh masukan-masukan. Setelah itu baru kita akan terbitan surat edaran-nya,” jelasnya.

Masih kata Gubernur, pihaknya masih mempertimbangkan kebijakan larangan mudik bagi masyarakat umum. Ditambahkannya, jika tingkat resiko penyebaran Covid-19 lebih tinggi, maka Pemprov Kepri akan menerapkan kebijakan tersebut.

“Oleh karena itu kita pertimbangan dulu, kalau memang resistensi nya lebih tinggi kita larang dulu. Tapi, kalau ASN tidak dibenarkan mudik,” tutup Gubernur.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Lamidi menambahkan, kasus Covid-19 di Provinsi Kepri terus mengalami penurunan. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, hingga 8 Desember 2021 lalu, lima kabupaten/kota sudah nihil kasus aktif corona.

“Kasus aktif saat ini tersisa 6 orang. Terdiri dari, Batam 5 orang dan 1 orang di Karimun. Sedangkan, Kabupaten/kota lainnya nol kasus aktif,” ujar Lamidi, kemarin.

Dijelaskannya, berdasarkan status zona Kabupaten Lingga dan Natuna sudah berstatus zona hijau atau rendah penyebaran Covid-19. Sedangkan, lima kabupaten/kota lainnya masih berstatus zona oranye atau rendah penyebaran Corona. Mantan Sekda Bintan tersebut berharap, kondisi ini dapat dipertahankan hingga kasus aktif tidak kembali ditemukan di semua daerah.

“Harapan kita kasus aktif ini terus berkurang dan tidak ada lagi kasus terkonfirmasi dan meninggal akibat Covid-19,” tutup Lamidi. (*)

Reporter: Jailani