Metropolis

Harga Cabai Naik Tiga Kali dalam Sepekan

Ilustrasi. Disperindag Kota Batam akan mengelar pasar murah jelang akhir tahun. Pasar murah digelar untuk menekan harga pasar. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Jelang pergantian tahun, harga cabai terus melambung tinggi. Cabai rawit kini tembus diangka Rp 80 ribu per kilogram (kg). Di pasar basah Batuaji dan Sagulung kenaikan harga cabai ini terjadi sejak sepekan belakangan ini.

Kenaikan bertahap namun cukup mengejutkan kaum ibu-ibu sebab terlampau tinggi. Kini harga cabai bertengger diangka Rp 75 ribu hingga Rp 80 ribu. Cabai merah misalnya tembus angka Rp 80 ribu, Kamis (9/12). Begitu juga dengan cabai setan naik ke angka Rp 75 ribu perkilogram. Padahal harga normal cabai diangka Rp 30 hingga Rp 45 ribu.

“Sudah tiga kali naik dalam sepekan ini. Jangankan pembeli, kami penjual saja pening karena modal besar yang terjual sedikit,” ujar Nina, pedagang sayuran dan cabai di Pasar Fanindo, Batuaji.

Baca Juga: Kapal Bermuatan 15 Ton Cabai Terdampar, Ini Efeknya untuk Kota Batam

Disebutkan pedagang di sana, kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun ini baru terasa untuk cabai. Sayuran masih diangka stabil mulai Rp 10 ribu hingga 14 ribu perkilogram. “Sayuran kemarin sempat naik, cuman sekarang sudah stabil lagi. Yang naik tinggi cuman cabai,” ujar Efendi, pedagang lainnya.

Kenaikan harga kebutuhan pokok seperti cabai ini disebutkan pedagang, sudah menjadi rutinitas menjelang hari raya dan pergantian tahun. Untuk mengendalikannya pemeriksa harus turun tangan untuk pengotrolan pasokan dan pengawasan harga di pihak distributor.

“Karena kami pedagang ini harga jual disesuaikan dengan harga beli dari grosir. Memang dari sananya yang naik,” ujar Efendi. (*)

Reporter: EUSEBIUS SARA