Pro Kepri

Jaminan Kecelakaan untuk Pekerja melalui PLKK

Penandatanganan perpanjangan PLKK Bpjamsostek Tanjungpinang dengan Dinkes Lingga. Kamis( 9/12) f. Peri Irawan

batampos-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Bpjamsostek) Cabang Tanjungpinang kembali memperpanjang kerja sama dengan Pusat Pelayanan Kecelakaan Kerja (PLKK) untuk para pekerja yang berada di Kabupaten Lingga.

Kepala Bpjamsostek Cabang Tanjungpinang, Sri Sudarmadi menjelaskan pihaknya kembali memberikan kerjasama PLKK untuk pekerja yang mengalami kecelakaan saat bekerja ataupun saat berangkat kerja, hal itu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kasus kecelakaan kerja.

“Kita lakukan sosialisasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga selama tiga hari mulai tanggal 7 sampai 9 Desember 2021,” kata Sri Sudarmadi di Hotel Aston Tanjungpinang, Kamis (9/12).

Lebih jelas, Sudarmadi memaparkan kategori penerima layanan PLKK adalah pekerja yang mengalami kecelakaan saat bekerja yang mengakibatkan cidera parah bahkan pingsan, atau pekerja yang sedang dalam perjalanan ke lokasi kerja maka pihaknya akan memberikan jaminan.

BACA JUGA: 

“PLKK menjadi ujung tombak pelayanan kami kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan kerja karena kami tidak mungkin menjangkau ke semua tempat, sehingga PLKK ini sebagai pelaksana untuk memberikan bantuan kepada peserta secara maksimal,” paparnya.

Bentuk lain dalam pelayanan PLKK itu, lanjut Sudarmadi juga tersedia dalam bentuk lain seperti perawatan kesehatan, pengobatan, penanganan termasuk komorbiditas dan komplikasi yang berhubungan dengan kecelakaan kerja.

“Kemudian home hare yang diberikan maksimal selama satu tahun dengan biaya maksimal Rp 20 juta rupiah,” terangnya.

Santunan dalam bentuk uang, program kembali bekerja serta pendampingan peserta yang mengalami kecelakaan kerja, dan penyakit akibat kerja yang berpotensi mengalami cacat, termasuk promotif dan prefentif serta rehabilitasi berupa alat bantu.

“Termasuk beasiswa, penggantian kacamata apabila yang bersangkutan mengalami penurunan visus akibat kecelakaan kerja. Ada penggantian alat dengar hingga gigi tiruan,”ugkapnya.

Kami mengimbau kepada pihak perusahaan agar segera mendaftarkan pekerjanya agar memiliki jaminan yang jelas saat terjadi kecelakaan. (*)

Reporter: Peri Irawan