Metropolis

PMI Membludak di Lokasi Karantina, Capai 1.164 Orang

Ilustrasi. Pekerja Migran Indonesia saat tiba di Kota Batam langsung dijemput dan dibawa ke lokasi karantina. Foto: Satgatsus Pelintasan PMI di Wilayah Batam Kepri untuk batampos.co.id

batampos– Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di lokasi Rusunawa Badan Pengusaha (BP) dan Pemko Batam di Tanjunguncang naik ke angka 1.164 orang, Kamis (9/12). Ada penambahan sekitar 500 PMI dalam dua hari terakhir ini. Para PMI ini ditempatkan di rusunawa BP Batam, Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II.

BACA JUGA: Woh!, Ada 7 Ribu PMI Antre Pulang Lewat Batam

Mereka diawasi secara serius agar tidak dulu berbaur atau berkeliaran di luar lokasi karantina sebelum ada hasil test yang memastikan mereka bebas dari Covid-19.

“Kemarin (Rabu, 8/13) ada banyak yang baru tiba jadi hari ini sudah di atas seribuan orang,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa.

Dari seribuan orang PMI ini sebanyak enam orang sudah dipindahkan ke rumah sakit khusus infeksi (RSKI) karena hasil swab pertama langsung dinyatakan positif. “Yang lainnya masih menunggu hasil swab kedua,” kata Anggitha.

Meningkatnya PMI yang kembali ke Tanah Air jelang pergantian tahun ini jadi perhatian serius tim gugus tugas penanganan Covid-19 di kota Batam. Mereka secara ketat mengawasi aktifitas PMI agar benar-benar tidak berbaur ataupun berinteraksi dengan masyarakat di luar sebelum ada hasil swab yang menyatakan mereka bebas dari Covid-19. Masa karantina juga diperpanjang jadi 10×24 jam. (*)

 

REPORTER : EUSEBIUS SARA