Metropolis

Dijadwalkan 10 Desember, Pengumuman Hasil Prakualifikasi Lelang SPAM Batam Belum Diumumkan

batampos – Pengumuman hasil prakualifikasi lelang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam, sejatinya akan diumumkan Jumat (10/12) kemarin. Tapi, pantauan Batam Pos, belum ada tanda-tanda hasil prakualifikasi dipublikasikan di website Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait

“Kami juga sama, masih menunggu kepastian resmi dari panitia lelang tersebut,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Jumat (10/12/2021).

Sebelumnya, jadwal tersebut telah mengalami perubahan, karena sebelumnya dijadwalkan diumumkan pada 26 November lalu.

“Lelang SPAM Batam masih sesuai jadwal. Dan sekarang memasuki tahap evaluasi,” Tuty, Rabu (8/12) lalu di Gedung BP Batam.

Tuty mengatakan perubahan jadwal pengumuman hasil prakualifikasi, karena panitia lelang masih memerlukan waktu untuk melakukan evaluasi terhadap dokumen prakualifikasi.

Sebelumnya, tahapan pertama lelang SPAM Batam yang dilakukan yakni evaluasi kualifikasi pada tanggal 8-12 November, yang kemudian diperpanjang hingga 19 November.

Tahapan berikutnya yakni pembuktian kualifikasi yang awalnya dilaksanakan pada 15-19 November diubah menjadi 22 November-3 Desember.

Selanjutnya, laporan hasil prakualifikasi kepada Kepala BP Batam telah dilaksanakan dari Senin (6/12) hingga Rabu (8/12). Kemudian penetapan hasil prakualifikasi oleh Kepala BP Batam pada hari ini (9/12), dan pengumuman hasil prakualifikasi pada Jumat (10/12).

“Baru kemudian, masa sanggah akan dilaksanakan pada 13-17 Desember mendatang,” tuturnya lagi.

Syarat utama kualifikasi yang harus dipersiapkan peserta yakni, peserta memiliki pengalaman dalam pengelolaan SPAM di Indonesia dengan kapasitas minimal 3.000 liter per detik dalam rentang 10 tahun terakhir.

Kemudian, peserta dapat berbentuk sebagai badan usaha tunggal atau konsorsium. Kemudian memiliki surat izin usaha yang menampilkan kegiatan yang bergerak dalam bidang pengelolaan air minum.

Minimal satu perusahaan, apabila tergabung dalam konsorsium. Dan terakhir, memiliki kemampuan pembiayaan dalam pengelolaan SPAM.

Karena penundaan lelang tersebut, BP Batam saat ini telah memperpanjang kontrak kerja sama dengan PT Moya Indonesia dalam pengelolaan SPAM Batam, sampai nantinya proses lelang selesai.

BP Batam akan menjalin kerja sama dengan dua perusahaan berbeda yang akan mengelola hulu dan hilir pengelolaan SPAM Batam, lewat lelang SPAM ini.

Adapun, penundaan lelang SPAM sebelumnya, terjadi karena ada beberapa perusahaan yang melakukan sanggah. Dan sanggahannya itu diterima panitia lelang.

 

Reporter : Rifki Setiawan