Metropolis

Masih Ada 1.500 Orang PMI di Rusunawa, 5 Orang Positif

Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu (tengah), dan Dandim 0316/Batam, Letkol KAV Sigit Dharma Wiryawan (kiri, depan), meninjau kesiapan tim medis di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Rabu (8/12/2021). Foto: PenRem 033 WP untuk Batam Pos

batampos – Pekerja Migran Indonesia (PMI) di lokasi rusunawa Badan Pengusahaan (BP) dan Pemko Batam masih ada 1.500 orang. Belum banyak berkurang sebab angka kedatangan dari luar negeri masih tinggi dalam beberapa hari terakhir ini.

Sehari sebelumnya PMI yang dikarantina di rusunawa mencapai angka 1.700-an orang. Sekitar 200 orang sudah diperkenankan kembali ke daerah asal karena hasil swab pertama dan kedua negatif.

“Yang positif hari ini ada lima orang dan sudah dipindahkan ke rumah sakit. Belum banyak berkurang karena yang datang dari Malaysia dan Singapura juga cukup banyak,” ujar dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di Rusunawa, Jumat (10/12).

Rombongan PMI ini ditempatkan di tiga rusunawa yang berbeda yakni Rusunawa BP Batam, Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II. Mereka jadi fokus perhatian gugus tugas demi terus menekan penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Mereka harus menjalani karantina selama 10 hari dengan dua kali pemeriksaan swab. Jika positif maka PMI yang bersangkutan harus menjalani perawatan medis terlebih dahulu.

Sementara itu, membludaknya PMI yang kembali ke Tanah Air jadi perhatian serius Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kota Batam. Para PMI diawasi secara serius baik di pintu kedatangan ataupun di lokasi karantina. Diharapkan tak ada satupun PMI yang lolos ke Tanah Air tanpa melalui penanganan dan pengawasan petugas.

Ini disampaikan oleh Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu yang juga merangkap sebagai Dansatgassus Perlintasan PMI saat meninjau kedatangan PMI di pelabuhan Batamcenter, Rabu (8/12). Dia didampingi Dandim 0316/Batam Letkol Kav Sigit dan Kapenrem 033/WP Mayor Inf Reza.

Hasil laporan petugas penanganan PMI di lapangan tercatat ada 224 Orang yang datang dari negara Singapura dan Malaysia. Masing-masing 206 orang dari Malaysia dan 18 orang dari singapura, Rabu lalu.

Sesuai adendum Surat Edaran (SE) Satgas penanganan Covid-19 No 23 tahun 2021 tentang protokol kesehatan perjalanan internasional yg berlaku mulai tanggal 3 Desember 2021, PMI yang datang akan menjalani 10×24 Jam masa karantina dan melaksanakan swab antigen dan Swab PCR pertama di hari kedatangan.

“Harapan kita semua tentu nya agar pandemi Covid-19 ini bisa berakhir, TNI-Polri dan pemerintah selalu berupaya semaksimal mungkin dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, termasuk dalam penanganan Pemulangan PMI ke Indonesia,” ujar Jimmy. (*)

REPORTER : EUSEBIUS SARA