Nasional

Perlintasan KEK Gunakan Smart Card

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam berencana memberikan fasilitas kartu elektronik atau smart card untuk memudahkan salah satu investor dari Arab, Thumbay Medicity berinvestasi di Batam. Fasilitas kartu elektronik ini rencananya akan diterapkan, pada sistem perlintasan keimigrasian di tempat pemeriksaan imigrasi (TPI) pada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Teknisi MRO BAT Lion Air melakukan sedang perawatan berkala pada slaah satu pesawat Lion Air Group. MRO BAT merupakan salah satu KEK di Kota Batam. (Messa Haris/batampos.co.id)

“Saat ini, tengah dibahas rancangan mengenai Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkunham) tentang fasilitas kartu elektronik ini,” kata Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dan KEK, Irfan Widiasa, Kamis (9/12).

Menurut Irfan, Thumbay Group telah mengukuhkan posisi sebagai calon investor dalam pengembangan KEK KIS di Sekupang.

Rancangan Permenkunham tentang smart card pada sistem perlintasan keimigrasian di TPI pada KEK akan mempermudah lalu lintas keimigrasian untuk KEK yang ada di Batam.

“Saat ini, baik KEK Nongsa dan KEK Batam Aero Teknik, maupun Rencana KEK KIS Sekupang masih dalam proses penerbitan peraturan pemerintah (PP)-nya. Melalui Permenkunham ini, diharapkan mampu menjadi magnet pemikat bagi investor untuk berinvestasi pada KEK di Batam,” harapnya.

Thumbay Group menjadi salah satu perhatian dunia karena kawasan kesehatan terintegrasi yang dimiliki termasuk pendidikan, perawatan kesehatan, penelitian medis, diagnostik, apotek ritel, komunikasi kesehatan, optik ritel, kesehatan, toko nutrisi, perhotelan, real estat, penerbitan, teknologi, media, acara, wisata medis, dan lainnya. (*)

REPORTER : RIFKI SETIAWAN