Pro Kepri

Provinsi Kepri Terbaik se-Indonesia di Bidang Kebebasan Pers

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menerima anugerah tertinggi dari Dewan Pers. Dewan Pers menetapkan Provinsi Kepri menjadi yang terbaik se Indonesia dalam hal kemerdekaan atau kebebasan pers tahun 2021. Foto: Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos

batampos – Malam Anugerah Dewan Pers (ADP) 2021 yang diselenggarakan oleh Dewan Pers di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (9/12/2021) menjadi miliki Provinsi Kepri.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, ditampuk maju ke atas podium untuk menerima anugerah sebagai Provinsi terbaik se Indonesia dalam hal kemerdekaan atau kebebasan pers tahun 2021.

Dibalut batik kuning emas dan celana hitam, dengan bangga Ansar Ahmad menerima anugerah tertinggi dari Dewan Pers tersebut untuk Provinsi Kepri.

“Terimakasih kepada Dewan Pers yang telah menganugerahkan ini kepada Pemerintah Provinsi Kepri. Anugerah ini tentunya kami dedikasikan uituk seluruh masyarakat Kepri, terutama insan pers yang bertugas diseluruh pelosok Kepri,” kata Ansar Ahmad.

Secara khusus Ansar Ahmad juga menyapa seluruh insan pers yang bertugas di daerah perbatasan, baik di Natuna, Anambas dan lainnya.

Ansar menegaskan bahwa sebagai daerah Kepulauan, Kepri memiliki 2.408 pulau dan 379 diantaranya berpenghuni.

Dengan kondisi ini, sehingga dibutuhkan insan pers yang benar-benar total dalam bertugas, terutama dalam memberikan informasi yang benar serta mengedukasi masyarakat. Sehingga upaya mencerdaskan bangsa hingga kepelosok pulau benar-benar bisa diwujudkan.

“Secara khusus saya ingin menyapa rekan-rekan pers yang ada di perbatasan. Baik di Natuna, Anambas dan daerah-daerah lain yang berbatasan dengan Vietnam, Kamboja, Singapura dan Malaysia. Sebagai pilar demokrasi, pers sangat dibutuhkan untuk memberikan informasi yang valid kepada masyarakat. Sehingga upaya pemerintah dalam mencerdaskan bangsa, terutama diwilayah Kepri bisa kita wujudkan,” kata Ansar.

Mantan legislator Senayan ini juga mengatakan bahwasanya Keberadaan Pers telah menjadi suatu keniscayaan dalam upaya mencerdaskan anak bangsa.

“Kami, Pemerintah Provinsi Kepri akan berkomitmen terus menciptakan kebebasan pers di Kepri. Adapun anugerah ini akan menjadi motivasi bagi kami dalam mewujudkan cita-cita dan komitment tersebut,” kata Ansar Ahmad.

Sebagai kata penutup dan dalam upaya menjaga budaya resam Melayu, Ansar Ahmad menutup sambutannya dengan dua bait pantun. Pantun spontan yang disampaikan Ansar tersebut mendapat sambutan positif dari audien.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Kepri memang bukan satu-satunya Gubernur yang didaulat maju untuk menerima penghargaan dari Dewan Pers. Karena ada Gubernur Jawa Barat dan Gubernur Kalimantan Timur yang juga meneariam penghargaan serupa.

Hanya saja, Kepulauan Riau adalah penerima anugerah kebebasan pers di urutan pertama, kemudian Jawa Barat penerima anugerah di urutan kedua dan Kalimantan Timur beraad di urutan ketiga. Tahniah untuk Kepulauan Riau.(*)