Nasional

Kortas Tipikor Harus Bisa Mereformasi Polri

Mantan pegawai KPK saat mengikuti pelantikan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (9/12/2021). Sebanyak 44 mantan pegawai KPK akan mengikuti pelantikan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri.(MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

batampos – Dilantiknya 44 eks pegawai KPK menjadi ASN di Polri bakal memperkuat kinerja pemberantasan korupsi di Korps Bhayangkara tersebut. Mabes Polri tengah menggodok pembentukan Korps Pemberantasan (Kortas) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Unit baru itu menggantikan Direktorat Tipikor (Dittipikor) Bareskrim Polri.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menilai Kortas Tipikor bukan sesuatu yang baru. Namun, menurut dia, Kortas Tipikor harus punya misi yang baru. Salah satunya mereformasi Polri dalam konteks pemberantasan korupsi.

”Pertama, harus memetakan potensi korupsi di internal Polri,” jelasnya saat dihubungi kemarin (11/12).

Bukan hanya itu, Kortas Tipikor juga harus berani menindak pelaku-pelaku korupsi yang berasal dari internal Polri itu sendiri. Menurut Kurnia, dua misi tersebut harus menjadi prioritas Kortas Tipikor. ”Itu harus dibawa (menjadi misi, red) tim Kortas (Tipikor) ini ke depan agar Polri menjadi lebih baik dalam pemberantasan korupsi,” imbuhnya.

Wacana Kortas Tipikor Polri itu disampaikan kali pertama oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pelantikan eks pegawai KPK sebagai ASN di Polri Kamis (9/12). Sejauh ini disiapkan tiga kedeputian di dalam Kortas Tipikor Polri yang membidani penindakan, penyelidikan, dan pencegahan korupsi.

Jumlah kedeputian itu tidak tertutup kemungkinan akan bertambah seiring proses pengembangan Kortas Tipikor. ”Mudah-mudahan tidak berapa lama lagi bisa diwujudkan Kortas Tipikor,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono Jumat (10/12).

Dalam keterangan resminya, Polri menyebutkan, Kortas Tipikor akan dipimpin perwira tinggi polisi bintang dua atau inspektur jenderal (irjen). Sementara itu, pimpinan divisi atau deputi bakal diisi jenderal bintang satu atau brigadir jenderal (brigjen). Secara kelembagaan, Kortas Tipikor bakal berada di bawah kendali Kapolri langsung.

Sebagaimana diketahui, Kapolri mengangkat 44 eks pegawai KPK menjadi ASN di Polri. Saat ini para ”korban” tes wawasan kebangsaan (TWK) itu tengah menjalani masa orientasi dan pembekalan di Bandung. Tepatnya di Pusat Pendidikan Administrasi (Pusdikmin) Polri. Tahapan tersebut bakal berlangsung hingga 23 Desember. (*)

Reporter: JP GROUP