Opini

Wahana Baru di Tanjungpinang Trans Studio Garden di Masa Pandemik Covid 19

SUTARNO

Satu lagi ikon wisata baru ada di Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Ini setelah Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Walikota Tanjungpinang Rahma, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni dan unsur FKPD lainnya meresmikan Trans Studio Garden (TSG) di Tanjungpinang, Jumat (12-11-2021) lalu.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menerangkan, adanya ikon wisata baru bernama TSG ini akan menghadirkan wahana permainan di Ibukota Provinsi Kepulauan Riau. Wahana berkonsep outdoor ini menjadi pertama di Indonesia. Keberadaan TSG di lahan seluas 1,8 hektare ini, serta dilengkapi berbagai macam wahana bermain menjadi tambahan aset pariwisata di Tanjungpinang.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menyambut baik karena Kota Tanjungpinang dipilih sebagai tempat wahana permainan yang di kelola perusahaan CT Corps. Menurut Walikota, ini satu kehormatan bagi warga Tanjungpinang karena dipilih sebagai tempat wahana bermain saat ini.

Rahma mengatakan, Kota Tanjungpinang memiliki nilai yang strategis, karena dulunya menjadi pusat kerajaan Johor Lingga. Keberadaan wahana permainan ini menjadi destinasi wisata baru yang akan menjadi daya wisatawan berkunjung ke Tanjungpinang. Ini akan meningkatkan sektor pariwisata, selain wisata di pulau Penyengat, wisata gedung gonggong dan wisata Taman Tugu Sirih. Wahana ini tidak hanya dinikmati wisatawan domestik melainkan juga akan menarik wisatawan mancanegara. Hadirnya TSG ini bisa menambah kunjungan wisatawan sehingga dapat mendorong pemulihan ekonomi di Tanjungpinang Kepri, dengan tetap mengikuti protokol kesehatan di masa pandemik covid 19.

Mulai saat pembukaan Trans Studio Garden, pihak pengelola tetap mengedepankan protokol kesehatan saat buka di masa pandemik COVID-19. Serta tetap koordinasi dengan dinas dinas atau instansi yang terkait, dimana setiap pengunjung juga wajib masuk dengan PeduliLindungi.

Manager TSG Tanjungpinang Wulan Andarini menjelaskan tempat wisata yang buka di era new normal ini harus dilengkapi dengan protokol kesehatan, dengan menyediakan fasilitas untuk mencegah penyebaran covid 19.

Di TSG walaupun sudah disediakan fasilitas untuk mencegah penyebaran COVID-19 serta sudah menyediakan tempat cuci tangan dan tanda yang mengigatkan pengunjung untuk tetap selalu menjaga prokes serta standar umum seperti pengecekan suhu badan dan melakukan scand barcode menggunakan aplikasi peduli lindungi, tapi kita tetap harus waspada dengan adanya kemungkinan akan bertambahnya kasus baru.

Menurut Wulan, dalam membuka wahana wisata itu, pihaknya selalu menerapkan protokol kesehatan kepada setiap pengunjung.
Sektor pariwisata merupakan sektor yang potensial untuk dikembangkan sebagai salah satu sumber pendapatan daerah khususnya kepri. Program pengembangan dan pendayagunaan sumber daya dan potensi pariwisata daerah diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi pembangunan ekonomi.

Kedatangan wisatawan pada suatu Daerah khsusnya Kota Tanjungpinang dengan adanya Trans Studio Garden (TSG), akan memberikan pemasukan baru bagi warga demi kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang. Seperti halnya dengan sektor lainnya, pariwisata juga berpengaruh terhadap perekonomian di suatu daerah atau negara tujuan wisata. Besar kecilnya pengaruh itu berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya atau.

Menurut Salah Wahab (Salah,2003) dalam bukunya “Tourism Management” pariwisata adalah salah satu jenis industri baru yang mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam penyediaan lapangan kerja, standar hidup serta menstimulasi sektor-sektor produktivitas lainnya. Dampak pandemi Covid-19 terhadap sektor pariwisata global bisa memangkas 50 juta pekerjaan industri pariwisata. Asia terkena dampak yang paling buruk ini dapat memengaruhi tingkat pendapatan penduduk dan perekonomian Indonesia terutama di sektor pariwisata, yang mana banyak pekerja yang sudah tidak dipekerjakan lagi oleh perusahaannnya atau para pengusaha. Berbagai aktivitas perekonomian mulai dari sektor pariwisata hingga perdagangan terpaksa harus menutup usahanya dan mengurumahkan para karyawannya. Hal ini juga mendukung peraturan pemerintah untuk menerapkan social distancing. Cara ini tentu memberi dampak langsung terhadap perekonomian bangsa dan daerah, karena akan banyak pengurangan aktivitas bekerja di luar rumah.

Misalnya, berbagai pusat perbelanjaan memutuskan untuk menutup sementara operasionalnya, sehingga pendapatan otomatis menurun. Sejumlah hotel di daerah-daerah wisata seperti di Bintan dan Tanjungpinang ditutup. Padahal aktivitas ekonomi adalah salah satu bentuk upaya manusia dalam konteks pemenuhannya kebutuhan. Karena keberadaan manusia tidak dapat dipisahkan dari sifat alami untuk berusaha mempertahankan dan menjaga kelangsungan hidup.Provinsi kepri dan pemerintah Kota Tanjungpinang melakukan berbagai strategi dan kebijakan untuk menstabilkan kembali aktivitas perekonomian.
Terlebih pada aktivitas lintas sektor pariwisata juga berdampak pada lintas pelaku ekonomi lainnya. Seperti penawaran barang dan jasa secara tidak langsung dapat membantu kegiatan ekonomi masyarakat melalui sektor parawisata. kesehatan yang harus diterapkan oleh pengunjung adalah memastikan diri dalam kondisi sehat sebelum melakukan kunjungan ke lokasi wisata.

Ekonomi sektor pariwisata menjadi salah satu sektor yang membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih pasca pandemi ini, tetapi kita juga harus meyakini,serta optimis agar ekonomi pariwisata di kepri bangkit untuk memulihkan perekonomian di daerah saat new normal. Dibukanya objek wisata TSG di Tanjungpinag diharapkan diikuti bangkitnya optimisme karena roda perekonomian kembali berputar. Dalam hal ini perubahan tren di sektor pariwisata akan bergeser ke alternatif liburan yang tidak banyak orang, disebut dengan solo travel tour atau virtual tourism untuk menghindari kerumunan banyak orang. Perlunya dilakukan banyak inovasi oleh para pelaku ekonomi sektor pariwisata.

Dan untuk saat ini masa pandemik covid-19 pebisnis melihat peluang dari berbagai sektor khususnya sektor pariwisata berkontribusi besar dalam ekonomi masyarakat. Pengembangan pariwisata ini diharapkan dapat menstabilkan kembali keadaan ekonomi. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah untuk menggerakkan kembali aktivitas roda perekonomian yang sedang melemah. Dengan mengeluarkan beberapa kebijakan dan regulasi-regulasi yang akan diterapkan diharapkan dapat menstabilkan keadaan ekonomi kembali di Tanjungpinang, Provinsi Kepri.
Bagaimanapun juga keadaan ekonomi, sosial, politik bahkan keamanan suatu negara tidak akan menjadi alasan bagi para wisatawan untuk tidak melakukan kunjungan wisata karena berwisata sudah menjadi kebutuhan utama bagi generasi milenial sehingga diharapkan sector pariwisata akan segera pulih. Di samping itu peranan pemerintah untuk tetap mengambil Langkah-langkah strategis untuk keberlangsungan pariwisata di Tanjungpinang Kepri khususnya,sangat diharapkan seperti memberikan berbagai stimulus yang dibutuhkan pekerja maupun industri pariwisata bisa terpenuhi selama masa pandemi maupun pemulihan pasca pandemi covid 19. (*)

Oleh:
SUTARNO
Mahasiswa Sitisipol Raja Haji Tanjungpinang