Metropolis

Libur Sekolah Tetap Ditunda

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam tetap menunda pelaksanaan libur semester hingga Januari mendatang. Keputusan ini merujuk pada instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Ristek.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan meskipun aturan PPKM Level 3, pengetatan di lingkungan pendidikan tetap dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membatasi perjalanan dan mobilisasi yang melibatkan anak-anak.

“Yan kami batasi sekarang adalah perjalanan anak. Kalau orangtua mudik atau bepergian ketika libur, pasti mereka bawa anaknya. Ini yang kami antisipasi,” ujarnya, Selasa (14/12).

Sejauh ini aturan untuk menunda, dan menggeser libur semester ke bulan Januari 2022 masih dipertahankan. Sekolah negeri dan swasta menjalankan aturan yang ada saat ini.

“Ujian sudah selesai, dan siswa kami minta tetap melanjutkan sekolahnya. Dan ini masih berjalan tidak ada masalah. Kami tidak menghapus libur, namun hanya menggeser,” sebutnya.

Pengetatan ini dilakukan dalam antisipasi libur natal dan tahun baru. Mulai berlaku 24 Desember hingga 2 Januari 2022 mendatang.

“Sekolah nanti ambil rapor kemungkinan tanggal 8 Januari, dan setelah itu mereka akan libur. Sebelum memasuki semester kedua,” imbuh Hendri.

Ia menambahkan, saat ini Batam sudah masuk zona hijau. Khusus untuk lingkungan pendidikan, diharapkan tidak kendor terhadap penerapan protokol kesehatan. Sekolah harus peduli dan menjaga agar siswa tetap aman.

“Sekolah saat ini masih dibatasi jumlah di kelas dan waktu belajar tatap mukanya. Karena mereka harus di lindungi. Sektor pendidikan masih rentan, jadi tidak boleh abai. Dan jangan ada klaster sekolah berikutnya,” bebernya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pemerintah daerah sangat berupaya agar kasus tidak ada lagi di Batam. Untuk sektor pendidikan penundaan libur selama libur natal dan tahun baru adalah keputusan yang tepat.

“Intinya tetap libur kan, hanya digeser saja. Karena kami juga mengerti usai ujian anak-anak butuh refreshing. Sekarang libur di Batam dulu, atal di sini dulu. Kalau kondisi sudah baik, semua perjalanan tidak akan ada pembatasan lagi,” terangnya. (*)

Reporter : YULITAVIA