Metropolis

Sempat Nol Kasus, Batam Tambah Satu Pasien Covid-19

Petugas BTKLPP Batam saat memeriksa sampel covid beberapa waktu lalu. F.Dalil Harahap

batampos – Setelah beberapa hari tanpa kasus aktif, akhirnya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah pada Selasa (14/12). Pasein tersebut merupakan warga Baloi Indah, Batamkota.

“Ya ada penambahan satu orang positif Covid-19,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid -19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Selasa (14/12).

Menurutnya, satu orang pasien baru tersebut saat ini menjalani perawatan di rumah sakit Covid-19 di Kota Batam. Dengan adanya penambahan kasus ini menjadikan wilayah Batam Kota yang sebelumnya berzona hijau menjadi zona kuning risiko rendah.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Batam pada Selasa 14 Desember 2021, secara kumulatif kasus aktif di Batam berjumlah 25.844. Dimana sebanyak 25.001 kasus diantaranya sembuh dan 842 meninggal.

“Tingkat kesembuhan kita saat ini berada di angka 96,7 persen. Tingkat kematian 3,2 persen dan kasus aktif 0,004 persen,” tambah Didi.

Ditambahkan Didi, turunnya angka kasus positif aktif disebabkan oleh tingginya angka kesembuhan pasien positif yang terjadi di Batam. Selain itu hal ini lepas dari penerapan tracing di masyarakat. Dimana pihaknya mengerahkan seluruh sumber daya kesehatan dalam meningkatkan tracing.

“Sesuai edaran Kemendagri untuk meningkatkan tracing menjadi 1:15 sudah kita laksanakan di seluruh Puskesmas di Batam,” jelas Kadinkes Kota Batam itu.

Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan di setiap puskemas diarahkan meningkatkan tracing menjadi 15 orang, untuk setiap satu kasus positif Covid-19. Tracing tidak hanya bagi kontak erat, tetapi semua jenis kontak.

“Karena kalau kontak erat saja, terkadang tidak tercapai,” ungkap Didi.

Selain itu dalam tracing ini, tenaga kesehatan tiap puskesmas akan melibatkan pemerintah setempat seperti camat, lurah, Babinsa serta dari Bhabinkamtibmas. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra