Metropolis

Harga Minyak Goreng Terus ‘Panas’

Ilustrasi. Kenaikan harga minyak goreng berkisar 6-7 persen dibanding harga sebelumnya. . Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos– Harga minyak goreng kemasan terus merangkak naik hingga Rp 18 ribu per liter dan Rp 34 ribu per 2 liter. Diperkirakan harga minyak goreng ini akan terus naik hingga tahun

BACA JUGA: Harga Minyak Goreng Diprediksi Naik Hingga Awal Tahun 2022

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto mengatakan hampir setiap minggu terjadi kenaikan harga minyak goreng di pasaran Batam.
Apalagi jika stok baru datang, dipastikan harga minyak goreng naik lagi.

“Setiap stok baru datang, maka harga akan naik. Sekarang per 2 liter sudah Rp 34 ribu lebih. Jika ada di bawah itu, berarti itu stok lama,” kata Aryanto kepada Batampos, Selasa (14/12).

Ia juga menilai, pembatalan larangan penjualan minyak goreng curah oleh Kementrian di pasar Batam tak akan mempengaruhi harga jual minyak goreng. Karena kenaikan harga minyak goreng bukan dari pabrik atau pengusaha, tetapi memang harga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah di pasar dunia.

“Kalau pun ada, itu bedanya cuma sedikit, harga minyak goreng akan tetap mahal. Karena memang CPO nya yang tinggi,” ujarnya.

Menurut dia, distributor di Batam hanya bisa menekan harga minyak goreng tak naik sebelum mengambil stok baru di pabrik. Namun saat stok baru datang, dipastikan harga kembali naik.

“Kami pengusaha tak bisa berbuat banyak. Saat stok baru datang, dipastikan harga naik,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Aryanto, pihak nya juga memberikan harga minyak goreng murah selama pasar murah berlangsung. Harga dipasar murah menurutnya lebih murah dibanding harga di pasaran yakni Rp 32-33 ribu, “Kalau mau harga di bawah pasaran, ya di pasar murah. Kami jual modal disana. Tinggal 3 hari lagi,” terangnya.

Disinggung soal stok yang disediakan distributor selama pasar murah, menurutnya tergantung dari kebutuhan. Jika kebutuhan masyarakat banyak, maka distriobutort akan membawa berbagai komoditas dengan jumlah banyak.

“Seperti pasar murah pertama itu diserbu, pasar murah hari kedua ini agak sepi. Jadi memang kami membawa sesuai kebutuhan , tak mungkin banyak-banyak karena nanti bisa cepat rusak,” pungkasnya.

Pantaun batampos.co.id di sejumlah swalayan dan pasar, harga minyak goreng kemasan berkisar Rp 18-20 ribu per liter, untuk kemasan 2 liter harganya Rp 33-39 ribu. Sedangkan untuk minyak goreng kemasan, masih belum ada terlihat di pasar Botania Batamcenter.

“Belum ada minyak goreng curah, yang ada kemasan,” ujar Adi, karyawan kedai sembako. Sementaa itu, Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau belum bisa di konfirmasi. (*)

Reporter : Yashinta