Pro Kepri

Paritrana Award Harus Berefek Pada Peningkatan Kepesertaan BPjamsostek di Kepri

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Mangara M Simarmata membuka sosialisasi Paritrana Award 2021, Selasa (14/12). F. Peri Irawan

batampos- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Mangara M Simarmata membuka sosialisasi Paritrana Award 2021 Mewakili Ketua Tim 9 Kepri, Mangara M Simarmata menyampaikan, sosialisasi Paritrana Award 2021 dan implementasi keputusan Gubernur Kepri tentang tim koordinasi pembinaan pelaksanaan program jaminan sosial tenaga kerja Provinsi Kepri akan meningkatkan koordinasi dalam pembinaan pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

BACA JUGA: BPjamsostek Tanjungpinang Lakukan Kampanye Anti Korupsi, Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi

“Semoga Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Kota di Kepri semuanya bisa mendapatkan juara pertama di kancah nasional. Pelaksanaan Paritrana Award Tahun 2021 harus memberikan efek positif bagi peningkatan jumlah kepesertaan pekerja dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan,” ungkap Mangara, Selasa (14/12) kemarin.

Deputi Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPjamsostek) Kantor Wilayah Sumbar, Riau dan Kepri, Eko Yuyulianda menyampaikan Paritrana Award yang memasuki tahun ke 5 itu mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) nomor 2 tahun 2021 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 27 tahun 2021.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan satu gerakan jaminan sosial yang dapat menumbuhkan rasa memiliki dari pemerintah pusat dan daerah, termasuk dari pihak pengusaha terhadap program jaminan sosial,” kata Eko.

Menurutnya, program penghargaan ini tentu menaruh harapan besar pada komitmen dan dukungan dari pemerintah daerah dan perusahaan peserta terhadap program jaminan sosial.

Pelaksanaan berkesinambungan bertujuan untuk mendorong pihak pemerintah, pengusaha dan stakeholder lainnya untuk berupaya lebih keras dalam memberikan kesejahteraan sosial bagi pekerjanya melalui penyelenggaraan program jaminan sosial.

Periode penilaian untuk penghargaan Paritrana Award dimulai sejak awal Januari hingga penghujung tahun 2021. Proses penilaian dilakukan dalam beberapa tahap dan nantinya akan dilakukan wawancara bagi kandidat yang dinyatakan lulus pada seleksi penyisihan.

“Pada tahun ini kriteria penilaian ditambahkan indikator perlindungan relawan Covid-19 sebagai bagian perlindungan pekerja rentan,” papar Eko.

Paritrana Award bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dan pelaku usaha yang dinilai telah mengimplementasikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja dengan baik.

Eko berharap, Pemda bersama pelaku usaha bisa mencapai hasil yang maksimal sebagai buah dari usaha besar dalam mendukung dan mengimplementasi jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah dan perusahaan masing-masing. (*)

Reporter : Peri Irawan