Metropolis

Polsek Sekupang Ringkus Pelaku Curat di Tanjung Pinggir

Pelaku pencurian dengan kekerasan di Perumahan Cipta Gren Mansion, Tanjung Pinggir Sekupang, Selasa (14/12). (ist)

batampos – Aparat Kepolisian Sekupang meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan di Perumahan Cipta Gren Mansion, Tanjung Pinggir Sekupang, Selasa (14/12) sekira pukul 11.00 WIB.

“Tersangka berhasil kita amankan dalam waktu tidak sampai 24 jam. Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Sekupang,” ujar Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Suryawardana, Rabu (15/12).

Yudha menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku merupakan hasil penyelidikan dan pengembangan di lokasi kejadian. Kemudian diperkuat informasi masyarakat terhadap keberadaan pelaku.

“Pelaku atas nama Tengku Saipul, ia pekerja bangunan di perumahan tersebut,” tambah Yudha.

Adapun kronologisnya, bermula pada Selasa (14/12), sekitar jam 11.30 WIB, korban sedang berada di dalam kamarnya di lantai dua dan anaknya sedang bermain di ruang keluarga. Tiba-tiba anaknya melihat pelaku yang memakai jaket dan masker warna hitam masuk melalui jendela ruang keluarga lantai dua.

Melihat pelaku, anaknya langsung memberitahukan kepada ibunya, Vivia (korban) dan sesegera ia langsung menarik anaknya masuk ke dalam kamar. “Saat hendak mengunci pintu, pelaku langsung mendobrak pintu hingga terbuka, kemudian menodongkan pisau kepada korban sambil meminta uang,” ujar Kapolsek.

Spontan korban langsung menepis pisau dari tangan pelaku hingga terlempar, lalu korban mengatakan kepada pelaku jika tidak memiliki uang. “Korban bilang ke pelaku cuma ada Rp100 ribu di dalam tasnya. Namun pelaku ini tidak mau, sehingga korban mengatakan untuk mengambil kalung emas anak saja dan meminta dibiarkan pergi,” katanya menlajutkan.

Kemudian saat pelaku sedang melepaskan kalung emas dari leher anak korban, ia hendak mengambil kesempatan tersebut untuk lari sambil membawa anaknya turun ke lantai bawa, akan tetapi pelaku langsung menarik emas dari leher anak korban setelah itu membenturkan kepala korban ke dinding.

“Namun, karena korban terus berusaha untuk bisa lari dari pelaku, ketika hendak membuka kunci pintu rumahnya, pelaku langsung menarik tangan korban lalu memecahkan stoples kaca sebanyak dua buah di kepala korban kemudian menusuk punggung korban,” kata dia.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka robek di kepala sebelah kiri atas, luka tusuk di punggung sebelah kanan, luka lecet dan memar di punggung sebelah kiri, luka gores pada hidung, memar di sekujur tubuh dan perabotan rumah rusak dan berantakan.

“Setelah pelaku kabur, korban lalu datang ke sini (Polsek Sekupang) untuk membuat laporan,” ungkap Kapolsek.

Setelah menerima laporan dan melakukan lidik terkait pencurian dengan kekerasan tersebut, selanjutnya timnya langsung bergerak memburu pelaku.

“Kita dapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku di wilayah tanjung pinggir, kemudian tim bergerak dan melakukan penangkapan terhadap pelaku,” katanya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni, satu bilah pisau, satu helai celana jin warna biru bercak darah, satu helai baju kaos hitam lengan panjang. “Satu helai celana jin korban bercak darah, satu helai baju korban masih bercak darah, sepasang sepatu, pecahan vas bunga warna abu-abu dan satu helai masker hitam,” kata Kompol Yudha.

Adapun taksiran kerugian yang dialami korban yakni, kurang lebih sebesar Rp14 juta rupiah. “Adapun pasal yang disangkakan yaitu Tltindak pidana Pencurian disertai dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat (2) KUHP,” tutupnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra