Internasional

Time Pilih Elon Musk jadi Person of The Year, Protes Bermunculan

Cover Elon Musk sebagai Person of The Year 2021 di Majalah Time. ( F Time)

batampos – Majalah Time memilih Elon Musk sebagai Person of the Year. Tentu saja pemilihan pendiri sekaligus CEO SpaceX tersebut menuai komentar. Salah satunya dari Kurt Eichenwald, penulis lima buku Best Seller dan jurnalis asal Amerika Serikat.

“Ini mungkin pilihan terburuk yang pernah ada,” ujar Kurt mengomentari Majalah Time.

Menurutnya, masih banyak yang lebih berhak mendapatkan penghargaan itu dibanding Elonk. Misalnya saja, penemu vaksin mRNA yang telah menyelamatkan jutaan nyawa dan memulihkan ekonomi global di tengah pandemi Covid-19 ini.

Eichenwald bukan satu-satunya yang kecewa atas pilihan Time kali ini. Deretan politikus dan para tokoh lainnya memaparkan hal serupa. Itu disebabkan sikap Musk yang malas membayar pajak, menentang pajak untuk miliarder, menolak adanya serikat buruh, dan meremehkan pandemi Covid-19.

“Seorang miliarder yang dinyatakan bersalah atas pemberangusan serikat pekerja secara ilegal seharusnya tidak menjadi Person of the Year Time,” ujar Senator Sherrod Brown dalam akun twitternya.

Berdasarkan penyelidikan ProPublica yang dirilis Juni 2021 lalu, Musk hanya membayar pajak pendapatan federal pada 2015 sebesar USD 68 ribu (Rp 973,7 juta); USD 65 ribu (Rp 930,8 juta) pada 2017, dan tidak membayar sama sekali pada 2018.

Legislator Pramila Jayapal juga merasa tidak percaya pada pilihan Time. “Majalah-majalah nasional seharusnya memberikan penghormatan kepada pahlawan di garis depan dan mereka yang bekerja memperjuangkan keadilan dan kesetaraan. Bukannya ke miliarder yang tidak membayar sepeser pun pajak federal pada 2018,” tegas legislator Demokrat tersebut seperti dikutip The Hill.

Musk juga diketahui memerintah para pegawainya tetap bekerja di tengah pandemi. Banyak laporan bahwa para pegawainya bekerja berlebihan.

Namun, Time sepertinya punya pendapat lain, dimana anugerah Person of the Year diberikan kepada orang-orang yang mewujudkan hal terpenting sepanjang tahun ini, entah itu menjadi lebih baik atau justru lebih buruk.

“Person of the Year adalah penanda pengaruh. Hanya sedikit individu yang memiliki pengaruh lebih besar daripada Musk pada kehidupan di bumi dan mungkin juga kehidupan di luar bumi,” bunyi tulisan Pemimpin Redaksi Time Edward Felsenthal seperti dikutip CNN.

Menurut dia, pada 2021 Musk menjadi orang terkaya di dunia menggantikan Jeff Bezos. Dia juga dianggap menjadi contoh terhadap perubahan-perubahan besar dalam masyarakat. Lewat SpaceX, Musk telah meluncurkan misi pertama mengelilingi orbit bumi dengan kru di dalamnya hanya berisi astronot non-profesional dan para turis ”luar angkasa”. Di lain pihak, Musk hanya mengucapkan terima kasih lewat cuitannya di Twitter. (*)

Reporter: JP Group