Pro Kepri

Prediksi Arus Mudik Nataru 2022 Naik 50 persen Dibanding Tahun 2021

kepala Kantor Kesyahbandaran berbincang dengan kru kapal

batampos – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun menggelar apel kesiapan penyelenggaran angkutan laut natal 2021 dan tahun baru (Nataru) 2022 di dermaga Cargo Konvensional Tanjung Balai Karimun. Asisten Pemerintahan dan kesejahteraan Rakyat Pemkab Karimun M Tang menyampaikan pesan kepada para petugas yang ada dipelabuhan Tanjung Balai Karimun selama pelaksanaan Nataru 2022, agar tetap waspada terhadap penyebaran pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Dua Pekan Jelang Nataru, Penumpang di Pelabuhan Tanjungbatu masih Sepi

” Walaupun, saat ini kabupaten Karimun belum ada terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, kabupaten Karimun masih dalam posisi zona kuning,” terangnya, Kamis (16/12).

Dengan tetap menjaga sinergitas, antar Pemkab Karimun, TNI/Polri dan semua pihak dapat menekan angka positif Covid-19. Dan, Nataru 2022 yang sudah di depan mata ini. Maka, mari kita terus meningkatkan sinergitas untuk melakukan pencegahan penyebaran positif Covid-19 selama Nataru 2022 nanti.

” Di kabupaten Karimun ada dua pintu masuk, yaitu bandara dan pelabuhan. Selain, dipelabuhan kita juga harus melakukan pemantauan di tempat-tempat keramaian. Sesuai instruksi dari Pusat, untuk perayaan menyambut tahun baru, arak-arakan tidak diperbolehkan,” ungkapnya.

Sementara itu kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Balai Karimun Jon Kenedi mengatakan, angkutan natal dan tahun baru termasuk posko terpadu nataru dimulai Jumat (17/12) hingga 8 Januari 2022. Walaupun, saat ini masih pandemi Covid-19 tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat.

” Untuk pembatasan penumpang tidak ada, tapi penumpang yang masuk maupun berangkat yang telah divaksin pertama maupun kedua. Personil kita libatkan seluruh stakeholder yang ada, didua titik yaitu pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun dan pelabuhan Sri Tanjung Gelar atau pelabuhan antar pulau,” ujarnya.

Masih kata Jon lagi, pihaknya memprediksi arus penumpang nataru 2022 akan naik sekitar 50 persen dibandingkan tahun 2020 lalu. Sebab, tidak ada pembatasan penumpang untuk berangkat ke berbagai daerah maupun datang ke pelabuhan domestik Tanjung Balai Karimun. Sedangkan, persiapan agen kapal tetap wajib mengikuti protokol kesehatan seperti penyemprotan dispensektan dan sebagainya.

” Arus mudik Nataru 2022 maupun arus balik, kita prediksi ditanggal 23 Desember 2021. Dan, arus balik 6 atau 8 Januari 2022,” ucapnya.

Sedangkan, pantauan dilapangan arus keberangkatan maupun kedatangan terlihat mulai ramai. Dengan kondisi pelabuhan Tanjung Balai Karimun yang kini sudah selesai dilakukan renovasi oleh Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun.(*)

Reporter: Tri Haryono