Ekonomi & Bisnis

Rifat Sungkar Berbicara soal Mobil

Mitsubishi
Rifat Sungkar selebrasi di atas Mitsubishi Xpander AP4 yang sukses membawanya sebagai Juara Nasional Sprint Reli 2021. f. dokumentasi

batampos – Rifat Sungkar, Brand Ambassador Mitsubishi Indonesia bersama Aditya Wardhani, Head of PR and Corporate Communication PT MMKSI menggelar press conference dengan sejumlah wartawan. Berikut kutipan hasil wawancaranya.

Konsep pemeliharaan saya punya konsep POWERS. Saya sempat jelaskan beberapa waktu lalu POW. Dan sekarang ke E yakni electrical. Di sini kita memang mungkin berpikir kalau mobil itu punya elektrikal. Tapi yang tahu elektrik cuma lampu dan aki. Padahal di kendaraan, elektrikal itu ada 4 kriteria. Pertama kelistrikan bagia luar, interior, mesin dan dalam sistem keamanan kendaraan.

Kita coba belah satu persatu. Bagian elektrikal bodi, untuk elektrikal bodi di dalam sebuah kendaraan kita selalu bagi, dua tipe kabel yakni body harness dan engine harness. Body harness adalah kabel yang berhubungan dengan kelistrikan, lampu, power steering, sound system. Itu semua body harness.

Untuk engine harness itu berhubungan dengan penggerak yakni engine dan gearbox. Ini adalah sistem kelistrikan yag berhubungan dengan nECU. Otak dair mobil kita.

Kedua, elektrikal interior. Ini bagian dalam mobil. Ini memang bagian dari body harness. Cuma bagian dalamnya saja. Ini saya mungkin harus menyampaikan lebih detail karena di sistem kelistrikan yang suka banyak hgangguan. Suka banyak yang modifikasi audio, aksesoris, charger-nya banyak dan iverter. Sementara kendaraan itu sudah punya teknologi mbust, satu kabel bodi untuk keseluruhan.

Ketiga elektrikal engine, in katyegpri engine harness. Saya rekomen sekali spesifikasi engine harness mohon jangan dimodifikasi karena sistem engine harness akan sangat mempengaruhi performa kendaraan. Misalnya mobil mobil yang zaman sekarang ditingkatkan power-nya dipasang unicip. Saya kurang rekomen, karena dalam pabrikan semua kontrol unit dalam kondisi standar adalah posisi paing optimial. Optimal dari power dan konsumsi bahan bakar. Keempat, eltrikal sistem keamanan. Ini nyambung dengan nomor tiga. Untuk meningkatkan keamanan dan kenyaman sistem elektrikal kenyamanan dan keamanan terintegrasi dengan engine harness.

Keamanan yang ada di sini juga ada dua pasif dan aktif, untuk engine keamanan, tapi keamanan aktif di mobil itu sudah meputi HSA, ESC, dan Cruise Control. Semua yang berhubungan dengan kenyamanan dan keamanan. Hujan gak karuan-karuan. sistem kelistrikan ini paling ringkih. Tolong untuk hal ini perlu aware, karena gangguan elektrikal adalah gangguan dalam, di luar terlihat baik tapi di dalamnya ternyat rusak.

Salah kaprah pengunaan hazard, kenapa begitu, karena sistem kendaraan yang ada saat ini sudah memiliki fitur yang mumpuni. Apalagi ada DRL saat ini, survei membutkikan penggunaan DRL bisa mengurangi tingkat kecelakaan. Di sisi lain, kita punya sistem hazard yang bisa beri sinyal pada pengguna jalan lain ketika terjadi bahaya.

Tapi tolong jangan gunakan hazard saat mobil berjalan. Hazard satu-satunya sinyal yang memberikan tanda bahwa mobil memang sedang berhenti.

Salah kaprah pengunaan hazard, kenapa begitu, karena sistem kendaraan yang ada saat ini sudah memiliki fitur yang mumpuni. apalagi ada DRL saat ini, survei membutkikan oenggunaan DRL bisa mengurangi tingkat kecelakaan. Di sisi lain, kita punya sistem hazard yang bisa beri sinyal pada pengguna jalan lain ketika terjadi bahaya.

Pertanyaan dari Denny, Tren Oto
Apa penyebab mendasar mobil baru bisa terbakar? Seberapa penting menggunakan relay ketika menggunakan aksesori yang mengandalkan kelistrikan?

Rifat Sungkar menjawab: Kita melihat beberapa kasus yang ada, mobil terbakar kita lihat ada mesin di belakanhg dan depan. Perbedaan dari penyebabnya berbeda beda. Untuk yang biasanya terjadi, mesin yang di depan adalah ketika mobil itu pernah satu atau dua kali lewati genangan air. Lukanya tidak kelihatan. Genangan air ini cukup jahat karena tidak semua mobiol prepare.

Contoh ada mobil ecu di bawah langtai, mobil lain ada air intake di bawah bemper dan tiga selama mobil ini berjalan tentunya banyak komponen yang hasilkan panas. Kemarin ada kasus, kendaraan baru terbakar, karena power steering putus dan minyaknya kena heater.

Banyak penyebabnya terbakar mobil. Untuk mobik mesin belakang, karakternya beda. Kejadiannya yang terjaid karena sistem kewlistrikan tidak bekerja dengan baik.

BACA JUGA: Mitsubishi Turunkan 2 Unit Triton Rescue

Tetap mesin dekat dengan knalpot dan knalopor oanasnya belerbih dan kabel berlebiuh. Jadi beda mobil beda cerita.

Lihat di Youtube supercar banyak terbakar ,itu beda lagi, knalpot panas dan membakar bemper dan bemper bakar mesin. Jadi banyak penyebabnya.

Untuk masalah relay, masalah relay memang apa pun ceritanya kita disini membawa nama apm, pemegang merek. Apapun modifikasi yang dilakukan sudah tidak standar lagi, tapi untuk rurusan kecil seperti ganti klakson dan lampu yang lebih terang, audio ststem, itu bemper sangat dibutuhkan relay, karena relay adalah sebuah alat yang bisa menjadi jembatan adaptasi erbedaan arus listrik yang masuk dan keluar. Relay sangat pentingm, gak bisa kita ganti begitu saja. (*)

Reporter: JP Group