Pro Kepri

Walau Kaki Diperban, Nabila Tetap Semangat Ikut Vaksin Covid-19

Seorang tentara mengotong Nabila yang selesai divaksin dalam kegiatan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di gedung PGRI Kompleks SDN 3 Bintan Timur, Jumat (17/12). F.Slamet Nofasusanto

batampos– Semangat Nabila Kalisa Putri, siswa Kelas 6 SDN 003 Bintan Timur patut dicontoh bagi masyarakat yang belum menerima suntikan vaksin covid-19. Meski sulit berjalan karena cidera di kaki, Nabila tetap semangat mengikuti vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun di gedung PGRI Kompleks SDN 3 Bintan Timur, Jumat (17/12).

Setelah menerima vaksin dosis pertama sinovac, terlihat seorang tentara dengan sigap mengotong Nabila ke kursi kayu. Kedua kaki Nabila yang masih terbalut perban terlihat diselonjorkan di kursi lain.

BACA JUGA: Roby Launching Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Kijang

Menurut Nabila, ini kali pertama mengikuti vaksin covid-19. “Baru pertama divaksin, tidak sakit, hanya mau angkat kaki agak susah,” kata Nabila. Nabila menuturkan, keinginannya menerima vaksin covid-19 atas kemauan sendiri.

Ayah dari Nabila, Hasim mengatakan, kaki sebelah kanan Nabila mengalami retak setelah terpeleset di bukit navigasi Km 23 Kijang. “Sudah dua minggu (sakit),” kata Hasim. Meski sakit, Hasim melihat semangat Nabila sangat luar biasa mengikuti vaksin.

“Ke sini naik mobil, terus saya gotong dari mobil ke lokasi,” kata Hasim. Hasim juga memberikan izin ke Nabila untuk divaksin covid-19. “Sudah program pemerintah, kita ikuti saja untuk mencegah covid-19,” tukasnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO