Metropolis

Dari Sosialisasi hingga Vaksinasi, Peran Aparat Keamanan Turut Menangani Covid-19 di Batam

Aparat dari unsur TNI/Polri turut terlibat dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun yang digelar di Maha Vihara Duta Maitreya, Kecamatan Batam Kota, Batam. Foto: Ilham untuk Batam Pos

Keberhasilan Kota Batam menekan jumlah kasus Covid-19 tak lepas dari peran aparat keamanan, baik itu Kepolisian maupun Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Para penegak hukum itu tak lelah memberikan sosialisasi protokol kesehatan (protkes) ke lapangan, atau menggelar vaksinasi Covid-19 yang berkelanjutan. Tujuannya, agar masyarakat punya tameng melawan penyebaran wabah.

Ratna Irtatik – Batam

batampos – Pada Sabtu (11/12/2021) pagi itu, Kasat Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polresta Barelang, Kompol Firdaus, tampak sibuk. Ia tengah fokus mengatur personelnya yang akan segera turun ke lapangan, menggelar Operasi Yustisi.

Namun, operasi kali ini tak bertujuan untuk menangkap warga yang melanggar aturan. Melainkan, menyosialisasikan dan mengingatkan penerapan protkes pencegahan Covid-19 kepada pengunjung, pedagang maupun pemilik usaha di berbagai pasar dan pusat-pusat keramaian di Batam. Protkes tersebut adalah memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas (5M).

“Kami memberikan imbauan kepada masyarakat dan pedagang pasar agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan pendisiplinan 5M,” ujar Firdaus.

Benar saja, saat operasi berlangsung, para personel kepolisian tersebut mendapati beberapa warga yang merupakan pengunjung pasar, tak menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, di Pasar Toss 3000 Jodoh. Beberapa pengunjung terlihat menurunkan masker di dagu, atau tak menjaga jarak.

Personel langsung mendekati warga tersebut, dan mengingatkan agar mengenakan masker dengan benar. Selain itu, aparat juga mengarahkan agar pedagang dan pengunjung pasar tetap menjaga jarak aman selama transaksi berlangsung.

“Kepada masyarakat yang melanggar protkes seperti tidak menggunakan masker, akan diberikan teguran lisan. Kalau untuk pedagang, kebanyakan diingatkan agar memberi jarak bagi pengunjung,” tutur mantan Kapolsek Batam Kota tersebut.

Dalam kegiatan ini, pihaknya menyisir kawasan Pasar Botania 1, Batam Kota; Pasar Tos 3000, Lubukbaja; Kopitiam Dewi, Lubukbaja; Rumah Makan Ayam Taliwang, Lubukbaja; serta Pasar Top One, Nongsa.

“Kegiatan ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sekaligus menciptakan situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai garda terdepan penanggulangan Covid-19,” jelasnya.

Selain Sat Sabhara Polresta Barelang, sosialisasi serupa juga dilakukan oleh Jajaran Polsek Bulang. Dalam kegiatan ini, polisi juga menyisir pasar dan kawasan di sekitar kediaman masyarakat.

“Kami juga imbau kepada masyarakat untuk tidak mengendurkan protokol kesehatan. Tetap menggunakan masker saat bepergian,” kata Kapolsek Bulang, Ipda Walter P. Nainggolan.

Personel Sat Samapta Polresta Barelang, mengimbau kepada masyarakat untuk terus menerapakn protokol kesehatan. Foto: Humas Polresta Barelang

Kegiatan sosialisasi dan mengingatkan penerapan protkes semacam ini, sudah lama dilakukan aparat kepolisian.

Bahkan, sejak pandemi melanda Kota Batam tahun 2020 lalu, aparat kepolisian bersama unsur pengamanan lainnya seperti TNI, turut aktif mendorong masyarakat agar melindungi diri dari paparan wabah, salah satunya dengan penerapan protkes tersebut.

Selain itu, Polresta Barelang juga tercatat aktif menggelar vaksinasi Covid-19 di seluruh Polsek jajaran.

Bahkan, komitmen untuk menggelar vaksinasi itu akan terus dilakukan hingga seluruh warga Batam yang menjadi target sasaran mendapatkan suntikan vaksin.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Yos Guntur, menuturkan, pelaksanaan vaksinasi ini akan terus berjalan sesuai arahan dari Pemerintah Pusat hingga benar-benar tuntas. Tujuannya, menambah imun tubuh warga untuk melawan pandemi Covid-19.

“Intinya, program vaksinasi ini ingin menjangkau semua masyarakat agar divaksin. Polsek-polsek masih komit dengan layanan vaksinasi harian,” ujar Yos Guntur.

Untuk itu, Kapolresta Barelang kembali mengingatkan masyarakat agar segera mendatangi sentra vaksinasi, seperti di polsek-polsek terdekat.

Selain itu, masyarakat juga diminta mengajak keluarga, kerabat maupun tetangga yang belum divaksin agar segera mengikuti program vaksinasi tersebut.

“Disediakan lengkap, untuk dosis pertama ataupun kedua. Segeralah divaksin bagi yang belum,” pesannya.

Tak hanya aparat Kepolisian, upaya menangani dan mencegah penyebaran Covid-19 juga aktif dilakukan aparat keamanan dari unsur TNI.

Misalnya, dengan menggelar vaksinasi di beberapa lokasi untuk membantu pemerintah membentuk kekebalan komunal (herd immunity) dalam melawan virus Corona.

Seperti, vaksinasi yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Hang Nadim Batam, beberapa waktu lalu.

Melalui kegiatan Serbuan Vaksinasi di Markas Komando (Mako) Lanud Hang Nadim di Batubesar, Kecamatan Nongsa, Batam, vaksinasi menyasar masyarakat Kelurahan Sambau dan Batubesar. Program vaksinasi Covid-19 tersebut menggunakan vaksin jenis Sinovac.

Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Hang Nadim, Letnan Kolonel (Letkol) Penerbang (Pnb) Iwan Setiawan, mengatakan, vaksinasi Covid-19 ini bertujuan untuk melindungi masyarakat Batam agar terhindar dari wabah Covid-19. Suntikan vaksin tersebut diharapkan dapat membentuk imun tubuh untuk melawan wabah.

“Kami laksanakan vaksinasi ini untuk menyehatkan masyarakat. Bila masyarakat sehat dan pandemi Covid-19 berakhir, maka travel bubble atau koridor perjalanan antar negara akan segera dibuka, sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat lewat pariwisata di Kota Batam,” kata prajurit penerbang yang pernah tergabung dalam Jupiter Aerobatic Team (JAT) tersebut.

Usai divaksin, Letkol Pnb Iwan juga berpesan kepada warga agar tetap menerapkan protkes pencegahan Covid-19.

Sementara itu, Komandan Resor Militer (Danrem) 033/WP, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Jimmy Ramoz Manalu, mengatakan, keterlibatan aparat keamanan dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), baik di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) dan Kota Batam, bakal memberikan hasil yang bagus dalam penanganan Covid-19 di wilayah ini.

“Saya berterima kasih sudah melaksanakan kegiatan bersama-sama dan berintegritas dalam wujud maupun aksi sosial yang luar biasa,” kata Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, saat menghadiri peluncuran kegiatan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun se-Kepri di Maha Vihara Duta Maitreya, Sungai Panas, Kecamatan Batam Kota, Batam, Jumat (17/12/2021).

Melalui berbagai program seperti vaksinasi Mobil Gurindam 12 Komando Resor Militer (Korem) 033/WP dan Nasi Kapau (Vaksinasi Jangkau Pulau-pulau) dari Kepolisian Daerah (Polda) Kepri, maka jangkauan vaksinasi makin luas hingga ke pelosok.

“Ini sebenarnya merupakan kekuatan buat kita semuanya agar kegiatan yang kita laksanakan dapat mencapai target,” ujarnya.

Danrem berharap, Provinsi Kepri dan Kota Batam segera pulih dari pandemi sehingga perekonomian kembali lancar seperti sedia kala.

“Mudah-mudahan, di pertengahan bulan Januari tahun depan, pertumbuhan ekonomi lebih baik lagi dan bisa hidup lebih normal dibanding sekarang,” harapnya.

Ia juga memberikan semangat bagi aparat dari unsur TNI-Pori dan Forkopimda serta unsur-unsur lainnya, agar terus bergandeng tangan menangani dan melawan wabah Covid-19 tersebut.

“Semoga ini menjadi kekuatan untuk kita semua dalam mencapai target yang luar biasa,” katanya.

Terpisah, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, juga turut mengapresiasi peran semua pihak yang terus bersinergi bersama pemerintah daerah dalam menangani pandemi Covid-19.

“Karena dengan kerja sama ini, kita berhasil menekan penyebaran Covid-19, bahkan Batam sempat dinyatakan zona hijau, meskipun kemudian ada penambahan kasus lagi,” tutur Rudi.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Batam, hingga Jumat (17/12/2021), capaian vaksinasi Covid-19 di Batam sudah menjangkau 906.874 warga untuk dosis pertama. Jumlah itu setara 99,95 persen dari target total sasaran vaksinasi yakni sebanyak 907.317 orang.

Dari data yang sama, jumlah kasus Covid-19 di Kota Batam berhasil ditekan dan menyisakan satu kasus aktif. Adapun, satu kasus itu yakni warga Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, Batam.

Karena itu, Wali Kota kembali mengimbau masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

“Saya pesan betul, protkes jangan kendur. Kita semua berharap agar pandemi segera berakhir,” katanya.(*)