Metropolis

Aktivitas Asrama SMK Dirgantara Batam Dibubarkan

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Muhammad Dali. ( Cecep Mulyana/Batam Pos)

batampos-Ketua Tim Investigasi kasus kekerasan di SMK Dirgantara Batam, Muhammad Dali mengatakan, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri sudah meniadakan aktivitas asrama di SMK Dirgantara Batam. Sementara itu, proses investigasi sudah mendekati rampung.

BACA JUGA: Propam Dilibatkan dalam Gelar Kasus Dugaan Kekerasan di SMK Dirgantara

“Dinas Pendidikan di bawah leading sektor bidang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah melakukan proses pendalaman aktivitas belajar mengajar di sana (SMK Dirgantara Batam,red). Acuannya adalah sembilan standar pendidikan yang sudah ditentukan,” ujar Muhamamd Dali, Senin (20/12) di Tanjungpinang.

Pria yang merupakan Kepala Disdik Provinsi Kepri tersebut menegaskan, untuk saat ini, pihaknya sudah memberikan penegasan ke pihak SMK Dirgantara Batam. Salah satunya adalah menyangkut aktivitas asrama yang dikelola sekolah tersebut. Menurutnya, asrama tersebut belum memenuhi standar pendidikan.

”Kita sudah tegaskan, tidak ada lagi aktivitas asrama kepada pihak sekolah. Kebijakan ini, tidak lepas dari hasil investigasi yang sudah dilakukan,” tegas Dali.

Ditanya apakah sudah ada keputusan yang dibuat oleh Tim Investigasi? Mengenai hal ini, Dali mengatakan kesimpulan secara kolektif belum dibuat. Menurutnya, beberapa waktu kedepan hasil kerja dari tim investigasi akan disampaikan kepada Gubernur Kepri.

“Yang jelas masing-masing elemen yang terlibat dalam tim sudah bekerja. Kesimpulan dari masing-masing akan dikemas dalam keputusan bersama. Apapun hasilnya nanti, itu adalah kesimpulan dari Tim Investigasi,” tegasnya. (*)

Reporter: Jailani