Metropolis

Batam Tourism Polytechnic Wisuda 90 Mahasiswa, Asman: Kita Jangan Kirim Pembantu, Kirim Tenaga Ahli BTP ke Luar Negeri

Para mahasiswa Batam Tourism Polytechnic (BPT) mengikuti prosesi wisuda di BTP, Sabtu 18 Desember 2021, F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Dewan Senat Batam Tourism Polytechnic (BTP) mewisuda 90 mahasiswa di kampus BTP, Jalan Gajah Mada, Kompleks Vitka City, Tiban Ayu, Sekupang, Batam, Sabtu (18/12/2021).

‘’Dari 90 tadi, hanya 78 yang ikut wisuda. Sementara 12 lagi tidak ikut karena, 7 wisudawan sedang bekerja di Doha, Kuwait dan Qatar. Lalu 2 wisudawan sedang bekerja di Hongkong, dan 3 wisudawan sedang bekerja di Jakarta. Alumni BTP telah diterima dunia internasional,’’ papar Direktur BTP, M Nur A Nasution SSos MPd CHA dalam prosesi Wisuda ke-4 Angkatan 2017/ 2018.

Lulusan BTP juga sudah diterima sebagai juru masak rumah tanggal Kedubes Indonesia di Madrid, Spanyol. Mahasiswa yang diwisuda dari Prodi Manajemen Divisi Kamar, Manajemen Tata Hidangan dan Manajemen Kuliner.

Hadir di acara ini, Gubernur Kepri, H Ansar Ahmad SE MM; Kepala LLDIKTI Wilayah X, Prof Dr Herri MBA; Mantan Menteri Pendidikan RI, Prof DR Dr Fasli Jalal MSc Sp Gk; Mantan Bupati Tanah Datar, Ir M Shadiq Pasadigoe SH MM; Rektor ITEBA Dr Ing Moch Sukrisno Mardiyanto DEA Dipl Ing; dari STP Bandung, Dr Anang Sutono CHE; tamu dari Padang, Bali, Surabaya, Bandung, Siak, Natuna, Buton, Anambas, Rohil dan lainnya.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Vitka, Dr H Asman Abnur SE M Si menyebutkan para mahasiswa BTP harus menjadi pelopor bekerja di luar negeri.

‘’Kita sangat mensuport agar mahasiswa dan alumni terampil, profesional di bidangnya. Tetap diakui dunia internasional. Ini terbukti, belum lulus, mahasiswa sudah bekerja di hotel dan restoran berbintang di luar negeri ini membanggakan kita, Batam, Kepri dan Indonesia,’’ papar Asman.

Asman menginformasikan, Yayasan Vitka akan membangun Institut Teknologi Batam (Iteba) menjadi 8 lantai. Kemudian di kawasan 26 hektare itu akan dibangun gedung Edu City Kota Batam setinggi 18 lantai. Semua untuk menunjang sistem pendidikan di BTP.

Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) ini mengingkatkan agar alumni memiliki semangat entrepreneur, pengusaha. Jangan bercita-cita menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Buka rumah makan Minang, Melayu Jawa di Indonesia.

Bayangkan papar Asman, Jepang yang jauh di sana. Memiliki 14.000 outlet makanan di dunia. Alumni BTP harus berpikir kesana. Kalau bisa mengalahkan. Jika tidak mengikuti. Meniru semangat entrepreneur bangsa Jepang.

‘’Kita (Indonesia, red) tidak lagi mengirim pembantu, tapi kini kita mengirim tenaga ahli BTP ke luar negeri. Ini semangat kita, harga diri kita,’’ papar Asman yang saat itu juga meresmikan bisnis barunya yaitu Rumah Makan (RM) Nasi Kapau, Cafe Pak Nin.

Ketua Yayasan Vitka, Alvidyan Virgarazman berharap alumni tidak kendor semangat entrepreneur-nya, pantang menyerah bekerja di luar negeri. (adv)

Reporter: Suprizal Tanjung