Metropolis

PMI di Lokasi Karantina Masih Ada 1.600 Orang

Tempat karantina bagi Pekerja Migran Indonesia yang pulang melalui Batam.

batampos – Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa Badan Pengusahaan (BP) masih membeludak. Jumlahnya masih diatas 1500-an orang. Yang positif Covid-19 juga cukup banyak. Terakhir ada dua orang yang dinyatakan positif Covid-19 setelah menerima hasil swab pertama.

Dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan PMI di Rusunawa sebut tempat karantina PMI sudah over kapasitas sejak awal Desember lalu. Tiga Rusunawa yang dijadikan lokasi karantina semuanya terisi oleh PMI. Ini sebabnya jumlah PMI yang dinyatakan positif meningkat. Sepanjang bulan ini sudah mendekati angka 200 orang PMI yang harus dipindahkan ke rumah sakit karena positif.

“Segalah upaya pencegahan tetap kita lakukan secara maksimal agar penyebaran tidak terjadi di lokasi karantina ini. Kita perketat protokol kesehatan dan pengawasan. Aktifitas mereka benar-benar diperhatikan,” ujar dr Anggitha.

Untuk mencegah penularan di dalam lokasi karantina petugas harus memastikan kesehatan para PMI yang ditempatkan di kamar atau hunian yang sama saat test swab pertama dilakukan. Jika ada indikasi terpapar Covid-19 maka dipisahkan dari PMI lainnya.

“Nanti swab kedua kalau hasilnya negatif baru dibebaskan dan dipulangkan ke daerah asal,” katanya.

Jumlah PMI di lokasi karantina saat ini ada 1.600-an orang. Ini adalah PMI yang pulang dalam sepuluh hari terakhir. Setiap hari ada yang dipulangkan dan ada yang baru masuk ke lokasi karantina. (*)

Reporter : Eusebius Sara