Pro Kepri

Pemkab Karimun Jamin Ketersediaan Stok BBM 

Seorang pedagang BBM pengecer saat mengisi pertalite

batampos – Pemerintah kabupaten Karimun menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite maupun solar yang ada di SPBU maupun Agen Premium dan Minyak Solar (APMS). Hal ini disampaikan kepala Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan ESDM Karimun M Yosli, Selasa (28/12).

” Cuman untuk BBM jenis pertalite memang ada kenaikan dari Rp6.850 per liter menjadi Rp 7.250 per liter atau naik Rp400 per liter yang sudah berlaku beberapa waktu lalu,” jelasnya.

BACA JUGA: Tahun Baru Disambut Harga Telur Melejit, Pertalite Ikut Naik

Ia mengatakan, terjadinya kenaikan tersebut atas kebijakan dari pihak Pertamina untuk penyesuaian harga di wilayah Provinsi Kepri. Sehingga, untuk wilayah kabupaten Karimun juga diberlakukan dengan yang sama. Namun, demikian untuk ketersediaan BBM tersebut tidak ada masalah di kabupaten Karimun.

” Hingga sekarang permintaan BBM jenis pertalite tidak terjadi lonjakan. Ya, itu harganya terjadi kenaikan Rp 7.250 per liter,” ungkapnya.

Sementara itu ditanya tentang gas elpiji subsidi 3 kilogram yang akan dihapuskan, ia mengatakan saat ini baru wacana dari pihak Pertamina. Namun, hingga sekarang masih beredar gas elpiji subsidi 3 kilogram. Sedangkan, untuk gas elpiji non subsidi 12 kilogram sendiri terjadi kenaikan dari Rp170 ribu per tabung dengan ukurang 12 kilogram menjadi Rp 200 ribu.

” Masih ada gas melon itu. Kita belum tahu kebijakan Pertamina, masih menunggu regulasi,” jawabnya.

Sedangkan, untuk harga sembako sendiri ada dua komoditi yang terjadi kenaikan yaitu telor dan minyak goreng. Namun, untuk stok sembako sendiri masih terjamin mencukupi. ” Sembako tetap amanlah. Cuman beberapa komoditi sembako aja yang naik,” ucapnya.

Secara terpisah, Apui salah satu pedagang kedai kopi di Karimun mengeluhkan kenaikan harga gas elpiji non subsidi 12 kilogram. Sebab, pemakaian gas elpiji non subsidi sudah menjadi keperluan sehari-hari.

” Ngak taulah, kebijakan pemerintah atau pertamina sekarang ini. Di penghujung tahun, semua dinaikan mulai dari BBM, gas elpiji non subsidi hingga sembako,” keluhnya. (*)

Reporter: Tri Haryono