Sport

Conor McGregor Siap Come Back Mei

Conor McGregor saat bertarung kontra Dustin Poirier di T-Mobile Arena, 11 Juli 2021, Las Vegas, Nevada. (Stacy Revere /Getty Images via AFP)

batampos – Setelah istirahat panjang akibat mengalami cedera patah kaki kiri dalam duel melawan Dustin Poirier Juli lalu, Conor McGregor saat ini sudah berlatih lagi.

Peter Queally, rekan latihan McGregor, bahkan membocorkan ke media bahwa McGregor dalam waktu dekat punya kesempatan bertarung.

Tak tanggung-tanggung, lawannya adalah Charles Oliveira, sang penguasa sabuk juara UFC kelas ringan saat ini.

Queally menyampaikan kabar itu kepada Mirror. Tapi, dia sendiri mengakui bahwa apa yang dia ucapkan itu baru desas-desus di internal kubu McGregor. Meski demikian, dia yakin hal tersebut bisa saja menjadi kenyataan.

Apalagi, kedua petarung sudah sama-sama menyatakan tertarik untuk bentrok. Dengan nama besar dan power yang dimiliki McGregor di UFC, Queally yakin rekannya itu bisa membuat aturan penantang juara bertahan di UFC berubah.

’’Itu sudah normal di olahraga ini. Charles (Oliveira) ingin melawan Conor (McGregor). Conor juga ingin melawan Charles. Apalagi, ada uang besar yang bisa dihasilkan jika duel ini terwujud,’’ ucap Queally.

Sesuai aturan, McGregor memang belum berhak bertarung memperebutkan sabuk juara. Sebab, mantan juara UFC kelas ringan dan bulu itu kini masih menduduki ranking keenam di kelas ringan.

Petarung yang berhak melawan Oliveira sebenarnya adalah Islam Makhachev dan Justin Gaethje yang punya ranking lebih baik dari McGregor.

Oliveira sendiri mengaku ingin duel melawan McGregor terjadi tahun depan. Petarung asal Brasil itu menargetkan duel tersebut bisa terwujud pada pertengahan tahun.

’’Mei akan menjadi jadwal yang tepat. Dia menantangku untuk menentukan tanggal. Dia menyebut ini akan jadi pertarungan Irlandia versus Brasil jilid dua (mengacu pada duel McGregor vs Jose Aldo pada 2015, Red),’’ ucap Oliveira.

Oliveira yang sejauh ini punya rekor 32 kali menang dan 8 kali kalah menyebut, bukan hanya dirinya dan McGregor yang ingin laga itu terwujud.

Namun, semua fans UFC. McGregor sendiri pernah menyandang gelar juara kelas ringan pada 2016.

Saat itu dia berhasil mempertahankannya selama 511 hari. McGregor harus merelakan sabuk itu lepas darinya karena saat itu dia lebih memilih bertarung melawan Floyd Mayweather di duel ekshibisi tinju pada Agustus 2017.

’’Aku sudah tidak sabar. Mari kita wujudkan duel ini,’’ ucap Oliveira. (*)

Reporter: JPGroup