Pro Kepri

Diduga Terlibat Penyelundupan PMI Ilegal, Polisi Geledah Rumah di Kampung Kamboja

Sejumlah anggota polisi keluar dari rumah terduga pelaku penyelundupan TKI Ilegal di Kampung Kamboja, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara itu, Kamis (30/12) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Tim gabungan dari Mabes Polri, Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Polres Bintan mengeledah rumah warga diduga terlibat kasus penyelundupan PMI ilegal yang boatnya terbalik di perairan Johor Baharu, Malaysia, 15 Desember lalu.

Pengeledahan rumah bernomor 16 di jalan Datuk Syahbandar, Kampung Kamboja, Kelurahan Tanjunguban Selatan, Kecamatan Bintan Utara itu, berlangsung Kamis (30/12) siang.

Pantauan lapangan, sedikitnya enam unit mobil yang dinaiki rombongan anggota polisi parkir di sekitar lokasi rumah warna krem dan coklat yang diduga terkait kasus penyelundupan PMI Ilegal.

Seorang warga yang kebetulan berada di lokasi mengatakan, tidak tahu ada polisi yang sedang mengeledah rumah tersebut.

“Mereka datang, parkir mobil langsung masuk ke rumah itu. Datangnya sekira pukul 11 siang,” katanya.

Di luar rumah yang sedang digeledah itu pun tidak nampak petugas berseragam polisi yang berjaga. “Mereka (polisi) di dalam semua,” katanya.

Sementara warga lain yang kebetulan berada di lokasi, Mona mengatakan, rumah yang digeledah polisi terlihat sepi dari luar.

“Kalau dari luar sepi,” kata Mona yang berada di lokasi sejak pukul 13.00 WIB.

Dikatakan Mona, rombongan polisi baru keluar sekira pukul 15.02 WIB. Terlihat seorang polisi berseragam sedangkan anggota lainnya berpakaian preman.

Dalam rombongan terlihat sejumlah perwira Polres Bintan. Namun salah seorang perwira yang ikut dalam rombongan belum mau memberikan keterangan.

Seorang warga setempat mengakui ada pengeledahan di rumah tersebut oleh aparat dari Kepolisian.

“Iya ada pengeledahan, tapi kami tidak tau masalah apa,” kata warga tersebut.

Ditanya rumah yang digeledah milik siapa? “Tau, rumah Acing, Susanto,” jawabnya.

Namun, dia tidak mengetahui pekerjaan dari pemilik rumah karena rumah tersebut baik siang maupun malam terlihat sepi.

“Siang malam seperti itulah, tidak nampak orang. Tidak ada aktivitas,” katanya.

Menurutnya, pemilik rumah tersebut tak berbaur dengan masyarakat.

“Kalau lewat, lewat gitu aja. Tidak ada menyapa atau menegur orang,” katanya.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi.

Pesan terkait pengeledahan rumah warga diduga terlibat penyelundupan TKI Ilegal yang dikirim melalui whatsapp belum dibalas.

Sementara Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhart ketika dikonfirmasi terkait hal ini melalui pesan whatsapp, Kamis (30/12) siang. “Kalau ada update nanti disampaikan,” balas Harry Goldenhart. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO