Pro Kepri

Tahun Baru, Waspada Gelombang Tinggi, Diperkirakan Terjadi Hujan dan Angin Kencang

Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Ahmad Yani, saat hujan deras menggunakan jas hujan, Senin (1/11). Pergantian tahun diprediksi hujan . F. Peri Irawan

batampos– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di wilayah Tanjungpinang dan Bintan selama tiga hari ke depan.

Prakirawan BKMG Tanjungpinang Khalid Fikri menjelaskan, berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global kurang berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat terutama wilayah Tanjungpinang, Bintan dan sekitarnya. Sedangkan El Nino Osilasi Selatan yang berada dalam kondisi La Nina Lemah, masih cukup berdampak pada peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Indonesia termasuk wilayah Bintan dan Tanjungpinang.

BACA JUGA: Kondisi Cuaca di Karimun Didominasi Cuaca Lokal

Nilai Sea Surface Temperature (SST) yang cukup hangat dapat meningkatkan pasokan uap air ke atmosfer yang mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif signifikan di wilayah Pulau Bintan. Fenomena cuaca skala lokal berupa adanya belokan angin (shearline) dan pertemuan massa udara (konvergensi), masih dominan terjadi di sekitar Pulau Bintan dan sekitarnya, serta pusaran siklonik yg terjadi di timur
dan utara Pulau Bintan.

Selanjutnya, kondisi atmosfer pada lapisan bawah hingga menengah yang diprakirakan cukup basah juga dapat mendukung untuk terbentuknya awan konvektif penghasil hujan. “Oleh karena itu, secara umum kondisi cuaca di Pulau Bintan umumnya berawan dan berpeluang terjadi hujan intensitas ringan dan sedang pada pagi hingga malam hari,” papar Khalid, Jumat (31/12).

BMKG Tanjungpinang mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati hati saat terjadi hujan ringan atau hujan lebat. Selain itu, masyarakat juga waspada terhadap gelombang tinggi di perairan Utara Bintan yang mampu mencapai dua meter, pada 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022. “Untuk peringatan dini, masyarakat harus waspada terjadinya hujan disertai petir dan angin kencang” kata Khalid. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR