Metropolis

Warga Pulau Jaloh Temukan Kaki Manusia Dalam Perut Buaya

Buaya yang ditangkap oleh warga di pulau jaloh Bulang. Foto Arifin untuk Batam pos 3
Buaya yang ditangkap oleh warga di Pulau Jaloh, Bulang. Foto:Arifin untuk Batampos

batampos – Warga Pulau Jaloh, RW 03, Pantai Gelam, Bulang, menangkap seekor buaya berukuran 4 meter dan kemudian menyayat bagian tubuh buaya itu.

Tindakan itu mereka lakukan untuk membuktikan apakah buaya tersebut yang memakan tubuh warga Jaloh yang ditemukan tak utuh saat mencari kepiting bakau.

Proses penangkapan buaya terjadi Rabu (29/12), sekitar pukul 21.00 WIB. Untuk menangkapnya warga sempat kewalahan, mengingat besarnya ukuran tubuhnya.

Untuk diketahui, sejak beberapa hari belakangan ini, warga setempat mengeluhkan kemunculan buaya berukuran 4 meter tersebut.

Apalagi sebelumnya, seorang nelayan ditemukan tewas dengan tubuh terkoyak di sungai Gading saat akan mencari kayu. Masyarakat setempat menduga ia dimakan buaya.

Menurut Ketua RW 03 Pulau Jaloh, Arifin sekitar 6 ekor dengan ukuran lebih dari 4 meter masih berkeliaran di perairan tersebut. “Saat ini masyarakat nelayan di sana masih takut melaut dan mencari kayu,” tuturnya.

“Dan terutama di Pulau Jaloh yang berbatasan dengan Pulau Pecong, Belakang Padang. Selama kejadian itu hampir 11 hari tidak bisa melaut dan cari kayu lagi kami,” tambanya lagi.

“Kami udah ketakutan sekali karena buaya sering menunjukkan diri. Saat ini tindakan pemerintah alhamdulillah dari BKSDA Kepri sudah menanggapi. Mereka sudah turun selama dua hari ini,” tutur Ketua RW ini.

“Dan hari ini pasang umbul-umbul dan spanduk di lokasi titik-titik buaya yang sering muncul. Di situlah nanti fokus penangkapan buayanya. Dan besok Jumat, fokus penangan penangkapan buayanya,” papar Arifin. (*)

Reporter: Dalil Harahap