Internasional

Rekor Baru, Ada 14 Perempuan di Parlemen Belanda

Kajsa Ollongren, politisi Belanda-Swedia dari Partai D66 yang akan menjabat sebagai Menteri Pertahanan Belanda. ( F AFP via Getty Images)

batampos – Pemerintahan baru Belanda menciptakan rekor baru. Sebanyak 14 dari 29 pejabat pemerintahan menempatkan perempuan sebagai pemimpinnya. Perempuan akan mengisi 14 dari 29 jabatan menteri dan sekretaris negara. Sebanyak 10 dari 20 menteri di pemerintahan adalah perempuan.

BACA JUGA:
Tinggal Menunggu Sertifikat dari Belanda untuk Ekspor

Hal ini terungkap setelah Belanda mempublikasikan daftar para menteri dan sekretaris negara, Minggu (2/1/2022) waktu setempat, seperti dilansir dari The Independent, Senin (3/1/2022).

Pemerintahan baru ini terbentuk 271 hari setelah dilaksanakannya Pemilu di Belanda yang memenangkan Mark Rutte sebagai Perdana Menteri untuk ke-4 kalinya, Maret 2021 lalu. Ada empat partai berkoalisi. Mereka akan diambil sumpahnya pada 10 Januari 2022 mendatang.

Dalam pemerintahan keempat Mark Rutte ini, para perempuan yang tidak murni terlahir di Belanda turut menjadi pemimpin. Diantaranya, Kajsa Ollongren. Perempuan asal Swedia yang kini jadi warga negara Belanda ini sebelumnya mnejabat sebagai Menteri Dalam Negeri. Kali ini, posisinya dipindah menjadi Menteri Pertahanan Belanda yang baru. Dia berasal dari Partai D66.

Selain itu, ada juga Wopke Hoekstra, yang akan menggantikan posisi lama Ollongren. Politikus perempuan dari Partai Kristen Demokrat akan menjadi Menteri Luar Negeri Belanda.

Selain itu, ada juga wajah baru, yakni Dilan Yesilgoz-Zegerius. Dia perempuan kelahiran Turki yang akan menduduki posisi Menteri Kehakiman dan Keamanan.

Perempuan 43 tahun ini menjadi warga Belanda saat ia masih muda. Dalam peta politik Belanda, dia dinominasikan oleh Partai Kebebasan Rakyat dan Demokrasi yang dipimpin Mark Rutte sendiri. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak