Metropolis

Buat Parkir Khusus untuk Cegah Pungli di Jembatan Barelang

Pungli Jembatan I Barelang Dalil Harahap scaled e1641272816133
Oknum juru parkir memungut uang parkir kepada pengunjuung di Jembatan I Barelang, Sabtu (1/1). Pemunguta parkir di Jmebatan ini adalah pungli. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim mengatakan aktivitas parkir liar di Jembatan Barelang disebabkan kurangnya pengawasan dan parkir khusus di sekitar lokasi. Oleh karena itu, para pengunjung kerap menghentikan kendaraannya di atas jembatan.

“Aturannya memang tidak boleh berhenti. Karena membahayakan pengendara dan pengunjung lainnya,” ujar Salim, Kamis (6/1) siang.

Salim menjelaskan, dari Dishub sudah mengantisipasi larangan parkir di atas jembatan dengan memasang rambu-rambu. “Sudah kita pasang, tapi tetap ada yang melanggar,” katanya.

Salim menegaskan, untuk mengantisipasi parkir liar tersebut ia meminta peningkatan pengawasan dari pihak BP Batam.

“Jembatan itu aset BP, dan di sana kan ada pos petugas. Jadi harapan bisa diawasi,” tegasnya.

Selain itu, kata Salim, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kota Batam untuk penyediaan lahan parkir khusus di sekitar jembatan.

“Seharusnya ada parkir khusus. Seperti di bawah jembatan, nanti bisa ada pihak ketiga sebagai pengelola. Kita tinggal membantu menghitung, dan potensinya berapa,” ungkapnya.

Salim menegaskan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polri untuk memberantas oknum pungli parkir liar di jembatan tersebut. “Harus dilakukan bersama-sama untuk memberantasnya,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aktivitas parkir liar di Jembatan Barelang kembali meresahkan wisatawan dan masyarakat yang berkunjung. Setiap pengunjung yang berhenti di jembatan dihampiri oknum tanpa mengenakan pakaian petugas parkir.

Oknum tersebut memberikan karcis berwarna kuning. Kemudian pengunjung yang mengendarai roda dua dikenakan tarif Rp 5 ribu, serta roda empat Rp 10 ribu. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI