Metropolis

Siswa SD Kurnia Djaya Alam Rayakan Natal Dengan Manortor Bersama 

Manortor siswa SD
Para siswa SD Kurnia Djaya Alam Batam Center, melakukan tarian tor-tor atau manortor bersama untuk merayakan hari Natal. Foto: Immanuel Sebayang/Batam Pos

batampos – Akhirnya murid-murid di SD Kurnia Djaya Alam Batam Center, dapat ceria kembali setelah dua tahun tak merayakan natal akibat pandemi.

Meski berlangsung secara sederhana, puluhan murid, guru dan orangtua, meramaikan natal di gedung SD Kurnia Djaya Alam, Sabtu (8/1/2022).

Dipimpin oleh Miss Elpie Pramita Simangunsong, dan Mr. Magerbang Manulang, acara berlangsung meriah. Tiap kelas berlomba-lomba menampilkan lagu pujian dan puisi.

Dalam ceramah singkatnya, Miss Elpie Pramita Simangunsong, mengangkat perintah kelima dalam Keluaran 20:12 berbunyi,

“Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu.“

Dikatakan Miss Elpie, anak-anak harus menghormati orangtua, salah satunya yang paling mudah adalah dengan tidak melawan perintah orangtua.

“Siapa yang suka melawan orangtua?” Tanya Miss Elpie lantas tersenyum.

Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah SD Kurnia Djaya Alam, Sugiyanto juga menyampaikan selamat natal kepada murid-murid yang merayakan.

“Bapak kepala sekolah berpesan agar tetap semangat dan menjaga prokes, sampai pandemi Covid-19 pulang kampung,” ujar Mr. Hendri Sibarani, dalam sambutannya, mewakili kepala sekolah yang berhalangan hadir.

Di penghujung acara, anak-anak dan orangtua dikahetkan dengan aksi spontan murid SD kelas V dan VI. Beberapa murid ini membawakan tarian tor-tor khas Batak, lengkap dengan ulos di pundak.

Tak hanya itu, saat para guru dan murid manortor, orangtua yang mayoritas emak-emak, spontan menyawer para penari. Akibatnya, anak-anak yang tak kebagian uang saweran serentak teriak “huuu..”

Sebagai penutup acara, para murid diberikan kado yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Pertukaran kado ini tentu saja sangat menyenangkan buat semua murid, meski sebagian isinya diluar dugaan.

“Dua tahun kita terpaksa tidak merayakan natal karena pandemi. Sebelumnya kita juga merayakan paskah di sekolah, dan untuk natal kita gelar di salah satu gereja di Legenda Malaka. Namun kita patut bersyukur, meski sederhana, dan agak terlambat, natal tahun ini bisa terlaksana berkat dukungan sekolah, para guru dan orangtua murid,” jelas Mr. Hendri Sibarani, kepada batampos.co.id.

Reporter: Immanuel Sebayang