Pro Kepri

Verifikasi Ulang Kerugian Negara, Jaksa Panggil 7 Kepala Puskesmas di Bintan

Kajari Bintan, I Wayan Riana. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan memanggil 7 dari 14 kepala puskesmas di Bintan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi insentif covid-19 tenaga kesehatan.

Sejumlah tenaga kesehatan di 7 puskesmas tersebut pun ikut dimintai keterangan karena mengetahui pengurusan dokumen insentif covid-19 tenaga kesehatan.

Kajari Bintan, I Wayan Riana membenarkan, 7 dari 14 kepala puskesmas dan beberapa tenaga kesehatan di Bintan dipanggil untuk verifikasi ulang kerugian negara.

“Yang dipanggil kepala puskesmas dan tenaga kesehatan. Dalam satu puskesmas ada 5 sampai 6 orang diperiksa,” ungkap Kajari.

Kajari menyebut, kepala puskesmas dan tenaga kesehatan yang dipanggil diantaranya dari puskesmas Kawal, Tambelan, Kuala Sempang, Berakit, Teluk Bintan serta Teluk Sebong.

Setelah verifikasi ulang kerugian negara terhadap 14 puskesmas di Bintan selesai dilakukan, Kajari mengatakan, selanjutnya pihaknya akan merilis total kerugian negara yang diakibatkan dari 14 puskesmas di Bintan.

“Hasilnya segera kita rilis setelah 14 puskesmas di Bintan selesai diverifikasi,” kata Kajari. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO