Metropolis

15 Ribu Orang di Kepri akan Divaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

VaksinasiCovid 19 F Cecep Mulyana 1
Ilustrasi. Penyuntikan vaksin Covid-19 kepada warga yang diadakan Polda Kepri di Kepri Mall, Senin (11/10/2022) lalu. Kamis (13/1/2022) Pemprov Kepri akan memulai melaksanakan vaksinasi dosis ketiga atau booster yang dipusatkan di Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Vaksinasi booster se-Provinsi Kepri akan dilaksanakan pada Kamis (13/1/2022) dan akan dipusatkan di Vihara Duta Meitraya, Kota Batam.

Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan, Pemprov Kepri akan segera melakukan vaksinasi covid 19 ke-3 atau dosis booster pada Kamis (13/1/2022) menyusul sudah dimulainya vaksinasi booster secara nasional pada hari ini Rabu (12/1/2022).

“Untuk Kepri kita akan launching perdana di Kota Batam tepatnya di Vihara Duta Meitraya pada pukul 13.30 WIB, “kata Gubernur saat menggelar vicon Rapat Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 Dosis Booster di Kepulauan Riau dari Graha Kepri Batam, Rabu (12/1/2022).

Pelaksanaan vaksinasi booster perdana nanti akan dihadiri langsung Mendagri RI, Tito Carnavian.

Gubernur mengatakan, pelaksanaan vaksinasi perdana dosis ke-3 akan diprioritaskan untuk para warga lanjut usia (lansia) dan mereka yang sudah di atas usia 18 tahun. Serta sudah mendapatkan 2 kali vaksin secara lengkap, dengan durasi suntikan terakhir sudah berjalan 6 bulan.

“Kita targetkan vaksinasi perdana di Kepri sebanyak 15 ribu orang,” jelasnya. Gubernur Ansar.

Gubernur pada kesempatan tersebut juga menekankan, bahwa pelaksanaan vaksinasi booster kali ini, dimaksudkan sebagai tambahan untuk lebih meningkatkan kekebalan antibodi imun tubuh. Setelah sebelumnya, kita mendapatkan dua kali vaksinasi.

Pemberian vaksinasi ke 3 kali ini, juga dipastikan relatif lebih aman. Dimana resiko adanya keluhan pasca dilakukan suntikan vaksinasi, seperti Kejadikan Ikutan Pasca Imuninasi (KIPI) potensinya sangat kecil sekali.

“Terlebih teknis penyuntikan vaksin ke tiga nanti, hanya akan diberikan setengah dari dosis yang diberikan yakni 0,25 persen. Bukan dengan dosis penuh 0,50 persen, ” tegas Gubernur Ansar lagi.

Adapun teknis penyuntikan vaksinasi nanti, sesuai kebijakan Kemenkes RI adalah, untuk vaksin primer sinovac atau vaksin dosis pertama dan kedua sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis pfizer atau Astrazeneca.

Sedang untuk mereka yang telah menerima vaksin primer pertama astrazeneca atau vaksin dosis pertama dan kedua Astrazeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis yakni moderna.(*)