Ekonomi & Bisnis

Mitratel Jaga Tren Pertumbuhan Jalankan Empat Strategi

ILUSTRASI: Kantor Telkomsel di Batam Centre, Batam, Selasa 11 Juni 2013. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Anak usaha perusahaan BUMN, yaitu PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel optimistis kinerja perseroan tahun ini akan tumbuh positif. Hal tersebut seiring dengan perkembangan ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan akan terus melesat dalam beberapa tahun ke depan.

Direktur Utama Perseroan, Theodorus Ardi Hartoko, mengungkapkan, untuk menjaga tren pertumbuhan tahun ini, perseroan akan menjalankan empat strategi yang akan mendongrak kinerja perusahaan.

“Tugas Mitratel dalam ekosistem tersebut adalah memastikan connectivity antara masyarakat dengan pelaku usaha digital bisa terlayani melalui tower kami,” kata Theodorus dalam konferensi pers secara virtual, Senin (10/1).

Theodorus memaparkan, pertama, perseroan akan memperbesar kontribusi pertumbuhan bisnis organik dengan cara menggenjot layanan built to suit (B2S) dan kolokasi menara dari operator jaringan seluler (MNO) yang menjadi klien perusahaan. Kedua, melanjutkan aksi merger dan akuisisi (M&A) aset menara dari Telkomsel maupun mengakuisisi saham perusahaan menara yang lebih kecil.

BACA JUGA: Alita Gandeng Mitratel untuk Mendukung Operator Gelar 5G

Ketiga, Mitratel akan melakukan ekspansi dengan menyediakan beberapa layanan baru.

“Saat ini kami tengah mengembangkan portfolio layanan infrastruktur digital lengkap bagi operator. Termasuk dengan melakukan fibersisasi menara, mengaplikasikan infrastructure as a service sehingga kami bisa menyediakan jaringan IoT bagi pelanggan non-MNO, serta ekspansi ke penyediaan small cells sehingga bisa memberikan solusi infrastruktur untuk pemanfaatan 5G,” tuturnya.

Menurutnya, dengan kemampuan pendanaan baik dari hasil IPO senilai lebih dari Rp 18 triliun, serta leverage dan biaya utang (cost of debt) terendah dibanding operator lainnya, Mitratel optimistis menyambut setiap peluang yang ada di tahun ini. Terakhir, Mitratel akan terus meningkatkan efisiensi belanja modal (capex) dan biaya operasional (opex) perusahaan sehingga bisa meningkatkan profitabilitas serta menambah arus kas. (*)

Reporter: JP Group