Metropolis

Waspada Omicron, Pengecekan PMI Diperketat

PMI Covid e1638517559163
Satgassus meninjau pemulangan PMI Provinsi Kepri, memantau pemulangan PMI di Pelabuhan Internasional Batam Center. Dengan adanya Surat Edaran terbaru saat iin para PMI yang berada di Kota Batam akan dikarantina selama 10×24 jam. Foto: Satgassus PMI Provinsi Kepri untuk batampos.co.id

batampos – Pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih terus terjadi setiap harinya, melalui pintu Pelabuhan Internasional Batam Center, Provinsi Kepulauan Riau.

Data Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Penanganan Pemulangan PMI Senin, (10/01), tercatat minggu kemarin sebanyak 210 PMI dari Singapura dan Malaysia datang ke Indonesia malalui Pelabuhan Internasional Batam Center.

Dimana kedatangan tersebut pada pukul 12.55 WIB, tiba dari Tanah Merah Singapura, jumlah penumpang 13 orang. Terdiri dari 12 Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu orang Warga Negara Asing (WNA).

“Tiba sekitar pukul 13.20 WIB, dari Tanah Merah Singapura, jumlah penumpang 13 orang (12 WNI & 1 WNA),” ujar Pjs Kapenrem 033 Mayor Inf Reza Fahlevi, Selasa (11/1).

Sementara pada pukul 16.00 WIB, tiba dari Pasir Gudang Malaysia, jumlah penumpang 184 orang terdiri dari 183 WNI dan satu orang WNA.

Kemudian, sesuai prosedur yang telah ditetapkan, lanjutnya, bagi mereka yang melaksanakan perjalanan luar negeri akan langsung tes swab antigen dan swab PCR pertama bertempat di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Dari tes swab antigen dan PCR pertama, hasil yang didapat semuanya negatif, dan akan langsung menjalani karantina selama 10 x 24 jam di rusun yang sudah di siapkan pemerintah atau karantina mandiri dengan hotel yang telah di tentukan.

Reza mengatakan, meski tes pertama yang dilaksanakan oleh tim satuan tugas kepada para PMI di pelabuhan semua dinyatakan negatif, bukan berarti mereka bebas dari virus covid-19 dan varian baru, termasuk Omicron. Maka dari itu, pemeriksaan harus benar-benar teliti, guna mengatisipasi penyebaran Omicron.

“Kita satgas terus menerapkan protokol kesehatan yang sudah di tetapkan pemerintah, begitu juga dalam penanganan pemulangan PMI ke indonesia,” tuturnya.

Reza menambahkan, Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu selaku Dansatgasus PMI selalu mengingatkan untuk cek dan rechek serta teliti dalam bertugas apalagi dalam penanganan PMI tidak bisa di anggap main – main dan juga sepele.

Disebutnya, sering di beberapa kejadian meski dalam tes pertama swab antigen dan PCR pertama di pelabuhan pada saat mereka datang dinyatakan negatif, pada tes swab PCR kedua belum tentu mereka juga mendapat hasil negatif. “Karna sudah kejadian hari pertama ketika dites negatif setelah tes kedua malah terkonfirmasi positif.” Ucap Reza

Reza menambahkan agar kepada para PMI yang sedang melaksanakan karantina agar ikuti aturan yang sudah di buat, dan kepada para petugas pengamanan karantina agar di yakinkan untuk para PMI tidak ada yang keluar di karantina. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra