Metropolis

Begini Mekanisme Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

WhatsApp Image 2021 10 11 at 14.42.56
Salah seorang warga saat mengikuti vaksinasi yang ditaja oleh Asparnas Kepri, Senin (11/10) f. Peri Irawan

batampos – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan prosedur vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster  berbeda dengan dosis pertama dan kedua.

Booster ketiga hanya menggunakan setengah dosis saja. Hal ini berdasarkan hasil rapat dengan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI beberapa hari lalu.

“Setengah dosis saja. Berbeda dengan yang pertama dan kedua satu dosis untuk sekalian penyuntikan,” kata dia Rabu (12/1).

Dari hasil rapat tersebut juga memberikan penjelasan bahwa pemberian jenis vaksin Covid-19 untuk booster ketiga dilakukan dengan metode homologous (vaksin yang sama dengan dosis satu dan dua) dan heterologous (vaksin yang berbeda dengan dua suntikan sebelumnya).

Dalam aturannya, ada tiga kombinasi vaksin booster yang akan diberikan mulai besok. Pertama, untuk penerima vaksin primer Sinovac atau vaksin pertama dan kedua Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis vaksin Pfizer.

Lalu kombinasi kedua, untuk penerima vaksin primer Sinovac, akan diberikan booster setengah dosis vaksin AstraZeneca. Dan kombinasi terakhir, untuk vaksin primer AstraZeneca akan diberikan booster setengah dosis vaksin Moderna

“Hasil terakhirnya sementara begitu, penerima vaksin Moderna pada dosis pertama dan kedua belum diatur lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu, untuk aturan lainnya penerima booster ketiga, harus memiliki jeda waktu 6 bulan setelah menerima vaksin dosis kedua. Didi menambahkan pelaksanaan booster ketiga akan memprioritaskan lanjut usia (lansia).

“Yang diutamakan masih lansia, sama seperti pencanangan vaksin Covid-19 pertama kali,” kata dia.

Sebelumnya sehari lalu, Presiden RI, Joko Widodo memastikan vaksinasi ketiga atau booster vaksin Covid-19 akan dimulai 12 Januari 2022. Vaksinasi ini diberikan secara gratis.

Pemerintah akan memulai program booster atau suntikan dosis ketiga vaksin Covid-19 dalam waktu dekat. Kota Batam dinilai memenuhi syarat untuk melasanakan program tersebut.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan saat peluncuran hari pertama, vaksin booster nanti, ditargerkan 10.000 penduduk di Kepri akan disuntik vaksin booster. Dengan rincian di kota Batam ditargetkan pada 4.250 penduduk, Kota Tanjungpinang 2.500 penduduk, Kabupaten Bintan 1.000 penduduk, Kabupaten Karimun 1.000 penduduk, Kabupaten Lingga 250 penduduk, Kabupaten Anambas 250 penduduk, dan Kabupaten Natuna 250 penduduk.

Menurutnya, sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat, vaksinasi booster akan diprioritaskan untuk diberikan kepada lansia dan kelompok penduduk di atas 18 tahun.

Ansar berharap dengan adanya vaksin dosis ketiga ini maka perlindungan bagi seluruh masyarakat Kepri akan semakin meningkat untuk mengantisipasi virus Covid-19 varian baru Omicron.

Pemberian vaksinasi booster tersebut, yakni dengan sasaran berusia lebih dari 18 tahun dan sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap. Atau yang telah mendapatkan dosis 2 minimal 6 bulan sebelumnya. Dan prioritas kepada lansia, kelompok rentan dan kelompok immunocompromised.

Sedangkan kombinasi awal/heterolog bemberiannya adalah, vaksinasi dosis 1 dan 2 jenis sinovac akan mendapat booster 1/2 dosis (0,25 ml) Pfizer. Kemudian untuk vaksinasi dosis 1 dan 2 jenis sinovac akan mendapat booster 1/2 dosis (0,25 ml) astrazeneca.

Sedangkan untuk vaksinasi dosis 1 dan 2 jenis astra zeneka akan mendapat booster 1/2 dosis (0,25 ml) moderna. (*)

 

Reporter: YULITAVIA