Politika

Didik Ngaku Kaget Saat Mengetahui Kader Demokrat Kena OTT KPK

Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengaku prihatin dan kecewa karena masih ada saja kader yang tertangkap tangan melakukan pelanggaran tindak pidana korupsi. (istimewa)

batampos –  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kader Partai Demokrat yang juga Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud, terkait kasus suap.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengaku prihatin dan kecewa karena masih ada saja kader yang tertangkap tangan melakukan pelanggaran tindak pidana korupsi.

“Sangat prihatin dan sangat menyesalkan kejadian ini. Di saat kami semua terus membangun transparansi, profesionalitas, akuntabilitas, dan zona integritas yang baik dalam aktualisasi politik, kejadian ini tentu sangat mengagetkan dan memprihatinkan kita semua,” ujar Didik saat dikonfirmasi, Kamis (13/1).

Didik menegaskan, Partai Demokrat sangat mendukung sepenuhnya upaya-upaya pemberantasan korupsi di negeri ini. Pasalnya pemerintahan yang bersih dari korupsi penting untuk diwujudkan.

“Kami tidak akan pernah mentoleransi tindakan-tindakan koruptif dalam segala bentuk. Menghadirkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi menjadi harapan dan keinginan kita semua,” katanya.

Didik juga menuturkan, Partai Demokrat menghormati proses hukum yang sedang berjalan, tetap memegang teguh asas praduga tidak bersalah, dengan penegakan hukum yang transparan, profesional dan akuntable, keadilan akan diwujudkan.

Menurutnya, dengan ditangkapkan Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud menjadi pembelajaran berharga buat para pejabat, para pengguna anggaran untuk tidak bermain-main dengan uang rakyat.

“Jangan main-main dengan jabatan dan kewenangan. Jauhkan diri dari korupsi karena pemberantasan korupsi tidak akan berhenti. Siapa yang korupsi akan berakhir di bui,” ungkapnya.

Diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur pada Rabu (13/1). Salah satu penyelenggara negara yang diduga melakukan tindakan rasuah yaitu, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas’ud. Dia merupakan seorang kader Partai Demokrat.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengungkapkan saat ini pihak-pihak yang ditangkap tengah diperiksa intensif oleh penyidik.

Menurut Ghufron, kegiatan OTT yang dilakukan oleh Tim Satgas KPK ini dilakukan atas dugaan penerimaan suap atau gratifikasi terhadap penyelenggara negara.

“KPK kemarin telah melakukan giat tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di wilayah Penajam Paser Utara atas dugaan penerimaan suap dan gratifikasi,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group