Sport

Hadapi Australia, Timnas Indonesia Waspada

Timnas Putri Indonesia tak ingin hanya menjadi pelengkap di ajang Piala Asia Wanita 2022 di India. (Tim Media PSSI)

batampos – Timnas putri mengagendakan melawan Persib Bandung Putri untuk finalisasi sebelum berangkat ke India di ajang Piala Asia Wanita 2022. Duel menghadapi Persib digelar dua kali pada 13 dan 14 Januari di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

Pelatih timnas putri Rudy Eka Priambada menuturkan, uji coba melawan Persib menjadi persiapan akhir sebelum tim berangkat ke India pada 16 Januari. ’’Kami persiapan sudah sekitar empat minggu sejak 12 Desember. Jadi, lawan Persib nanti sebagai finalisasi,’’ ujarnya kepada Jawa Pos kemarin.

Saat ini, timnas masih berkekuatan 28 pemain minus Shalika Aurelia Viandrisa yang kini berada di Italia karena harus memperkuat Roma Calcio Femminile di Liga Serie B. Shalika disebut bakal langsung bertemu di India.

Sedangkan Shafira Ika Putri dipastikan bakal absen karena terdapat masalah di bagian lambung. Nantinya, hanya 23 pemain yang menjadi wakil Merah Putih.

Menurut Rudy, ada beberapa hal yang ingin dipantau ketika timnya berhadapan dengan Persib. Bukan hanya teknik, melainkan juga mental bertanding. Faktor mental menjadi yang paling penting saat ini.

Terlebih, dalam laga perdana grup B, timnas putri bakal menghadapi Australia pada 21 Januari yang merupakan peringkat kedua di Asia dan 11 di dunia. Sedangkan Indonesia berada di posisi ke-94.

’’Pastinya sangat excited mental anak-anak ketika berhadapan dengan pemain Australia yang kebanyakan bermain di Eropa,’’ ujarnya.

Salah seorang bintang Australia yang paling diwaspadainya adalah Samantha Kerr yang merumput bersama Chelsea.

’’Dan, pemain mereka memang rata-rata main di Eropa. Karena ini (Piala Asia) jadi persiapan mereka untuk Piala Dunia 2023. Jadi, sangat menarik bagi saya sebagai pelatih dan pemain semuanya melawan Australia,’’ tuturnya.

Rudy mengakui, secara kekuatan tim bakal berat menghadapi Australia. Namun, peluang tim masih terbuka di dua laga akhir melawan Thailand (24/1) dan Filipina (27/1).

Timnas asuhan Shin Tae-yong yang berhasil tembus final Piala AFF bakal menjadi role model bagi pasukannya. ’’Perjuangannya mati-matian. Dari segi latihan, (pemain) sudah melahap apa yang diberikan. Fisik, fisik, fisik, sudah dimakan pemain,’’ ucapnya. (*)

Reporter: JPGroup